Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan target utama pemusatan latihan atau training camp (TC) di Spanyol bukan sekadar mengejar kemenangan dalam laga uji coba.
Hector Souto menegaskan agenda tersebut menjadi langkah strategis untuk membawa level permainan Timnas Futsal Indonesia sejajar dengan tim-tim elite dunia sepulangnya dari TC di negara asalnya itu.
Program TC yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 23 Agustus 2026 itu menjadi persiapan penting setelah Timnas Futsal Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik di level Asia Tenggara maupun Asia.
Kini, tantangan yang dibidik jauh lebih besar, yakni mengukur kemampuan menghadapi kekuatan Eropa dan Amerika Selatan yang dikenal sebagai pusat perkembangan futsal dunia.
Hector Souto mengatakan bahwa Indonesia sudah saatnya keluar dari zona nyaman dan menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi demi mempercepat perkembangan tim. Menurutnya, pengalaman melawan tim-tim kuat akan jauh lebih berharga dibanding sekadar memburu hasil pertandingan.
"Saat ini, targetnya adalah untuk meningkatkan level dan bersaing melawan tim-tim Eropa serta Amerika Selatan. Dan ini adalah langkah pertama," kata Hector Souto.
Ia juga menyoroti bahwa pemusatan latihan kali ini menjadi momen bersejarah bagi Timnas Futsal Indonesia senior.
Sebab, untuk pertama kalinya skuad senior akan menjalani program latihan langsung di Spanyol, negara yang selama ini dikenal sebagai salah satu kiblat futsal dunia.
"Ini adalah pertama kalinya timnas Indonesia ke Spanyol, sebenarnya yang kedua kalinya karena U-17 sudah terlebih dahulu. Tapi, ini adalah yang pertama kalinya tim senior dan itu akan menjadi tantangan," kata pelatih berusia 41 tahun ini.
Menurut Hector Souto, atmosfer kompetisi dan kualitas permainan di Eropa akan memberikan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia.
Ia menilai sejumlah negara Asia kini mulai mengadopsi karakter permainan ala Eropa, sehingga pengalaman tersebut akan sangat membantu Tim Garuda menghadapi turnamen-turnamen internasional mendatang.
Pelatih berusia 41 tahun itu bahkan mengaku tidak terlalu memikirkan hasil selama menjalani empat laga uji coba di Spanyol. Baginya, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika tim mampu menyerap konsep permainan baru dan menerapkannya dalam pertandingan resmi.




