Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Kementerian Sosial melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak meluncurkan Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Alyatama Jambi, hari ini. Peluncuran ini dirangkai dengan Talkshow Parenting sebagai upaya memperkuat ekosistem pengasuhan positif bagi anak Indonesia.
Selaras dengan tema HAN 2026, "Bahagia dalam Pengasuhan, Tumbuh dalam Perlindungan, Anak Indonesia Bahagia, Bangsa Kuat," kehadiran TAS diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh kembang yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI MK Agung Suhartoyo menegaskan pemenuhan hak anak tidak hanya berfokus pada perlindungan dari tindak kekerasan, tetapi juga pada penyediaan fasilitas ruang publik yang mendukung potensi tumbuh kembang mereka secara optimal.
"Taman Anak Sejahtera merupakan bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Di tempat inilah anak-anak dapat bermain, belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka," ujar Agung dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).
Agung mengungkapkan keberadaan TAS di Sentra Alyatama Jambi ini sekaligus dirancang untuk melengkapi peran keluarga sebagai lingkungan utama pembentukan karakter anak.
"Kehadiran Taman Anak Sejahtera menjadi bagian dari upaya memperkuat pengasuhan positif yang dimulai dari keluarga, sehingga anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, dan berkarakter," ungkap Agung.
Kegiatan Talkshow Parenting juga dikemas informatif dengan menghadirkan narasumber praktisi, Ginanjar. Acara ini diikuti oleh orang tua, pengasuh, pekerja sosial, pendamping, hingga masyarakat umum.
Manfaat edukasi ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat. Siti Romlah (27), salah satu peserta sekaligus orang tua dari Zidan Nofal Alfariski (3), mengaku mendapatkan perspektif baru dalam mengasuh buah hatinya.
"Materinya sangat bermanfaat. Saya jadi memahami bahwa mendampingi anak bukan hanya memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga meluangkan waktu untuk mendengar, bermain, dan memberikan perhatian. Kehadiran Taman Anak Sejahtera ini menjadi tempat yang sangat positif agar anak-anak bisa belajar sambil bermain dengan aman," ucap Siti.
Sebagai informasi, peresmian ini juga menghadirkan beragam aktivitas anak, mulai dari permainan edukatif dan aktivitas kreatif, pertunjukan seni dan sesi mendongeng hingga kegiatan literasi dan lomba mewarnai.
Melalui program ini, Kemensos terus mendorong terbangunnya ekosistem pengasuhan berbasis kolaborasi yang melibatkan keluarga, pemerintah daerah, pekerja sosial, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat luas.
(akn/ega)





