Dihantam Rudal AS, Bandara Bushehr Iran Berhenti Beroperasi Total

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Pemerintah Iran menyatakan Bandara Bushehr di wilayah barat daya negara itu tidak lagi dapat beroperasi setelah terkena serangan Amerika Serikat (AS). 

Menurut laporan kantor berita resmi IRNA pada Selasa, 28 Juli 2026, juru bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan dirinya bersama sejumlah pejabat telah meninjau langsung kondisi Bandara Bushehr yang disebutnya "secara efektif tidak lagi berfungsi."

"Kami melihat sisa-sisa sebuah pesawat yang telah diperbarui dan dibeli untuk melayani masyarakat. Namun, pesawat itu hancur akibat rudal yang menghantamnya secara langsung, sehingga hanya menyisakan sebagian kecil ekornya," kata Mohajerani, dikutip dari Anadolu.

Menurut Mohajerani, kerusakan tersebut membuat bandara tidak dapat beroperasi. Namun, ia tidak menjelaskan kapan serangan terjadi maupun sejauh mana kerusakan fasilitas bandara lainnya.

Ia mengatakan serangan juga merusak bandara di Iranshahr, Provinsi Sistan dan Baluchestan, Semnan, serta Bandar Abbas.

Selain itu, Mohajerani menyebut Pusat Meteorologi Bushehr turut menjadi sasaran serangan.

"Kerusakan terhadap infrastruktur sipil dan properti milik warga sangat luas, mulai dari kapal-kapal nelayan hingga sektor pariwisata," ujar Mahajerani.

Mohajerani juga mengatakan, sebanyak 12 jembatan dan dua terowongan mengalami kerusakan. Menurutnya, stasiun kereta utama di Bandar Abbas serta sejumlah jembatan di wilayah selatan dan timur laut Iran juga terdampak serangan.

Ia menambahkan sebanyak 350 pegawai pemerintah tewas selama perang.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah situasi relatif tenang sejak Jumat, menyusul penghentian serangan antara AS dan Iran usai eskalasi konflik selama 13 hari.

Selama periode tersebut, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah menyerang berbagai target militer di Iran, termasuk infrastruktur militer, sistem pengawasan pesisir, fasilitas rudal dan pesawat nirawak, aset angkatan laut, serta lokasi logistik. Sementara itu, Iran menyatakan telah membalas dengan menyerang fasilitas dan peralatan militer AS di sejumlah negara Arab.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Ayah Keisha Tewas Dikeroyok, KemenPPPA Minta Polisi Bertindak Tegas
• 8 jam laluberitajatim.com
thumb
Pengamat Minta Pertamina Antisipasi Dampak Musim Kemarau terhadap Distribusi BBM
• 14 jam laludisway.id
thumb
Tren Wisata ke Luar Negeri Meningkat, Asuransi Perjalanan Jadi Bagian Perencanaan Liburan
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Ukraina Tembus 2.000 Km ke Dalam Rusia! Putin Tolak Hentikan Perang Meski Kremlin Makin Tertekan
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
GOTO Batalkan Pengalihan Saham Treasuri untuk Program Karyawan dan Manajemen
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.