Perdana, Danantara Ikut Rapat Koordinasi KSSK Bahas Stabilitas Sistem Keuangan

idxchannel.com
22 jam lalu
Cover Berita

Danantara Indonesia untuk pertama kalinya dilibatkan dalam Rapat Koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Danantara Indonesia untuk pertama kalinya dilibatkan dalam Rapat Koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

IDXChannel - Danantara Indonesia untuk pertama kalinya dilibatkan dalam Rapat Koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Pelibatan ini ditujukan untuk menjaring perspektif riil dunia usaha tanpa mengubah struktur pengambilan keputusan di tingkat regulator moneter dan fiskal.

Rapat KSSK yang berlangsung di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Selasa (28/2026) ini dihadiri langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani dan Chief Executive Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Keputusan mengundang pengelola bisnis skala besar ini diambil agar KSSK tidak hanya mengandalkan forum antaregulator, melainkan mendapatkan masukan nyata agar kebijakan pemerintah semakin presisi.

Baca Juga:
Usai Rapat KSSK, Pjs Gubernur BI Sebut Prabowo Minta Jaga Stabilitas Keuangan

"Posisi Danantara pada rapat ini sebagai undangan. Kebijakan kita bisa lebih tepat sasaran ke depannya," kata Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa selepas rapat KSSK, Selasa (28/7/2026).

Meskipun hadir dalam pembahasan situasi ekonomi nasional, Danantara dipastikan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan KSSK. Pada pembahasan kebijakan strategis yang berkaitan dengan sektor bisnis, Danantara tidak ikut mengeksekusi keputusan, melainkan hanya menyimak dan memberikan pandangan luar.

Baca Juga:
Ada KSSK Plus, Danantara Akan Dilibatkan dalam Rapat Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan

Kehadiran jajaran pimpinan Danantara dipastikan tidak mengubah struktur dasar maupun tata cara pengoperasian lembaga KSSK. Purbaya menegaskan terkait wewenang penetapan kebijakan moneter dan fiskal tetap berada di tangan jajaran regulator resmi.

"Dalam keputusan, Danantara tidak akan punya hak suara. Dia memberi masukan dan melihat posisi yang terjadi," ujar Purbaya.

Selama ini regulator umumnya menganalisis kondisi dari balik meja melalui pemantauan data sekunder, yang berisiko mengalami sedikit pergeseran dalam penerjemahan indikator lapangan. 

Purbaya beranggapan masukan dari Danantara yang berkutat dengan pelaku bisnis dinilai sangat krusial untuk melengkapi analisis data yang dimiliki para regulator di belakang meja. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan seluruh kebijakan ekonomi sektor keuangan berjalan selaras dalam memacu pertumbuhan nasional.

"Danantara memperkaya kita dengan informasi tambahan. Rapat berlangsung dinamis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," kata Purbaya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SIEJ nilai suara masyarakat adat masih minim dalam pemberitaan RUU
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Ini lokasi SIM Keliling di Jakarta pada Rabu
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
KBRI Tokyo Pastikan Seluruh WNI di Jepang Aman Usai Gempa M 7,1
• 10 jam laludetik.com
thumb
Kemenhub Ajak Inggris Danai Proyek Kereta di Surabaya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Yusril Minta Polri Tingkatkan Keamanan untuk Cegah Maraknya Aksi Main Hakim Sendiri
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.