JAKARTA, DISWAY.ID-- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai melalui proses mediasi yang difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Ketua Bidang Hukum PWI, Anrico mengatakan pencabutan laporan dilakukan pada Senin malam sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Hotman Paris yang berlangsung pada pagi harinya di Jakarta.
BACA JUGA:Hotman Paris Saja Mundur, Apa Alasan Febri Diansyah Mau Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah?
"Hari ini setelah tadi pagi Ketua Umum kami, Bapak Akhmad Munir, melakukan pertemuan yang dimediasi oleh Pak Dasco dengan Bapak Hotman Paris Hutapea, maka malam ini kami telah melakukan pencabutan laporan terhadap Bapak Hotman Paris Hutapea," katanya kepada awak media, Selasa 28 Juli 2026.
Menurutnya, dengan dicabutnya laporan tersebut, PWI menganggap persoalan hukum yang sebelumnya bergulir telah selesai melalui jalur damai.
"PWI telah melakukan perdamaian. Dengan demikian persoalan mengenai pelaporan ini bagi kami telah selesai," ujarnya.
BACA JUGA:Terungkap Pertemuan Dengan Hotman Paris Sebelum Pengacara Bunuh Diri dari Lantai 46 Apartemen
Dijelaskannya, salah satu alasan utama PWI menerima penyelesaian secara damai adalah adanya permintaan maaf yang kembali disampaikan langsung oleh Hotman Paris dalam pertemuan tersebut.
Disebutkannya, Ketua Umum PWI menilai permintaan maaf tersebut disampaikan dengan tulus, sehingga organisasi memutuskan menerima penyelesaian melalui mekanisme restorative justice.
"Sudah ada permintaan maaf yang disampaikan langsung. Kami menganggap bisa menerima permintaan maaf itu secara tulus. Secara hukum kami melakukan pencabutan sesuai mekanisme hukum, yaitu melalui restorative justice dan mediasi," sebutnya.
Terkait proses mediasi, Anrico mengatakan dirinya tidak mengetahui secara rinci bagaimana pertemuan tersebut dapat terlaksana.
BACA JUGA:Panas! Kantor Tim Hotman Paris 911 di Mataram Digeruduk Massa, Ini Tuntutan Aktivis
Namun ia memastikan mediasi difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Dituturkannya, kehadiran Dasco menjadi langkah positif dalam mempertemukan kedua pihak hingga tercapai kesepakatan damai.
"Pak Dasco menjadi tokoh yang memediasi. Kalau masih bisa mengambil jalan perdamaian, sudah ada permintaan maaf, saling memahami persoalan, dan diyakini tidak akan terulang kembali, saya pikir itu langkah yang baik," tuturnya.
- 1
- 2
- »





