VIVA – Timnas Indonesia berhasil membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil sempurna. Skuad Garuda meraih kemenangan besar 5-1 atas Kamboja dalam laga Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli 2026.
Di balik pesta gol tersebut, ada satu momen yang sempat menjadi sorotan. Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, harus menghadapi situasi sulit setelah melakukan kesalahan yang membuat Kamboja mencetak gol balasan.
Indonesia tampil dominan sejak menit awal. Pasukan John Herdman bahkan sudah unggul tiga gol pada babak pertama melalui penampilan gemilang Mitchell Baker yang mencetak dua gol, serta kontribusi Sandy Walsh yang membawa Garuda menutup paruh pertama dengan keunggulan 3-0.
Namun, awal babak kedua menghadirkan ujian bagi Nadeo. Pada menit ke-48, Kamboja memanfaatkan situasi di depan gawang Indonesia. Bola yang datang ke area pertahanan gagal diamankan dengan sempurna oleh sang penjaga gawang hingga akhirnya masuk ke gawang sendiri.
Kesalahan tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1 dan sempat memberi harapan bagi Kamboja untuk kembali dalam pertandingan.
Meski menjadi sorotan, Nadeo menunjukkan sikap berbeda. Alih-alih larut dalam kekecewaan, kiper berusia 29 tahun itu memilih mengambil sisi positif dari laga comeback-nya bersama Timnas Indonesia.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Nadeo menyebut pertandingan melawan Kamboja menjadi momen spesial karena ia kembali dipercaya berdiri di bawah mistar Garuda setelah terakhir tampil saat menghadapi Irak pada 2023.
"Sejak pertandingan vs Irak 2023 (kualifikasi Piala Dunia). Ini adalah kesempatan saya untuk kembali berjuang dan berada di bawah mistar gawang untuk membela @timnasindonesia," tulis Nadeo dalam unggahannya, Selasa (28/7/2026).
Nadeo juga mengakui bahwa pertandingan pertamanya setelah lama tidak memperkuat Timnas Indonesia tidak berjalan sempurna. Ia menyadari masih ada evaluasi yang harus dilakukan, tetapi tetap memilih untuk bersyukur dan menatap pertandingan berikutnya.
"Tidak mudah dan sempurna untuk pertandingan pertama, tetap bersyukur, tapi tidak ada kata menyerah apapun hasil dan kondisinya, terimakasih teman-teman yang sudah membantu dan men-support (one team)," kata Nadeo.
Dukungan dari rekan-rekan setim menjadi salah satu hal yang disorot Nadeo. Baginya, kesalahan dalam pertandingan merupakan bagian dari perjalanan seorang pemain, terlebih ketika membela tim nasional.





