Prabowo Minta Lulusan IPDN Tidak Menjadi Pemimpin yang Sombong

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto meminta para lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 untuk tidak menjadi pemimpin yang sombong di masa depan kelak.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat melantik 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 menjadi Pamong Praja Muda di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

"Saudara tidak boleh sekali-kali menjadi pemimpin yang sombong. Bangunlah kerja sama, kerja sama adalah kunci dari keberhasilan. Saudara harus saling menghormati, saling mendukung, dan saling memperkuat," kata Prabowo, Rabu.

Baca juga: Prabowo ke Lulusan IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi yang Berbelit-belit

Prabowo menyebutkan, para lulusan IPDN merupakan orang-orang yang disiapkan untuk menjadi pemimpin di Republik Indonesia pada masa yang akan datang.

Mereka juga adalah penggerak birokrasi pemerintahan dan akan menentukan keberhasilan suatu pembangunan di daerah.

"Karena itu, saudara harus jadi pemimpin-pemimpin yang terbaik," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Anak Buruh dan Petani Lulusan Terbaik

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dia turut mengingatkan bahwa mereka ke depannya tidak akan bekerja sendiri, sehingga tidak boleh memiliki sifat sombong.

"Saudara akan bekerja sama dengan TNI, dengan Polri, dengan Kejaksaan, dengan pemerintah daerah, dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Saudara harus pandai bergaul, saudara pelihara hubungan baik dengan semua unsur, dengan ulama, dengan pengusaha, dengan tokoh masyarakat, dengan tokoh adat," kata Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhut Tetapkan Tersangka Pengangkutan 598 Batang Kayu Ilegal, Modusnya Palsukan Dokumen
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
KDM Respons Kritik Menteri Pigai soal Sayembara Begal: Terima Kasih Mengingatkan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kris Dayanti Klarifikasi Soal Kabar Kehamilan Ketiga Aurel Hermansyah
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
Net Sell Asing Rp 80 Triliun Ytd, Kapan Capital Outflow di RI Bakal Mereda?
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dinilai Abaikan Kesimpulan Komisi VI DPR RI, Pembahasan Amdal PT Conch Picu Tanda Tanya Besar
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.