Kemenkeu Bakal Kaji Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, Pramono: Mohon Kajiannya Disegerakan

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pramono menyambut langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berencana mengkaji penerbitan obligasi daerah Rp3,5 triliun.

Kemenkeu Bakal Kaji Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, Pramono: Mohon Kajiannya Disegerakan. (Foto: Danandaya Arya Putra/iNews Media Group)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berencana mengkaji penerbitan obligasi daerah Rp3,5 triliun. Dia bersyukur bila Kemenkeu melakukan kajian atas wacana penerbitan obligasi tersebut. 

"Kalau dilakukan kajian kami terima kasih kepada Menteri Keuangan," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:
Pemprov DKI Ingin Terbitkan Obligasi Daerah, Berharap Restu Purbaya

Pramono pun berharap kajian penerbitan obligasi daerah tersebut dapat segera diselesaikan. Agar skema pembiayaan yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta bisa berjalan mulus.

"Mohon kajiannya disegerakan," tambahnya. 

Baca Juga:
Pramono Pastikan Penerbitan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Tak akan Bebani Gubernur Selanjutnya

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum mengetahui secara rinci rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan menerbitkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun sebagai sumber pembiayaan baru.

Menurut Purbaya, kondisi kas Pemprov DKI Jakarta masih sangat kuat sehingga, dia mempertanyakan urgensi rencana penerbitan obligasi tersebut.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Daerah, Purbaya Beri Tanggapan Begini

"Buat apa dia terbitin obligasi? Kan uangnya banyak. Masih ada berapa triliun tuh," ujar Purbaya usai sidang debottlenecking, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Purbaya juga mengaku belum ada pembahasan terkait rencana itu antara Kemenkeu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. "Saya enggak tahu. Saya belum tahu," kata dia.

Meski demikian, dia menilai penerbitan obligasi daerah tidak akan menjadi persoalan apabila kondisi keuangan daerah kuat.

"Kalau kredibel sama DKI uangnya banyak sebenarnya nggak bahaya. Cuma jadi pertanyaan adalah dia kan uangnya nggak kepakai banyak, buat apa? Tapi saya enggak tahu. Nanti saya cek dengan mereka ya," kata Purbaya. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kajagung Periksa Pengacara Don Ritto Terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Momen US Navy Bertemu Seragam Putih Abu di Matauli
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Marak Kekerasan dan Main Hakim Sendiri, Dampak Tekanan Ekonomi di Masyarakat?
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
TMMD Bone Tuntaskan Tahap Akhir Sumur Bor Titik Keempat, Warga Pattuku Segera Nikmati Air Bersih
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.