Bukan Sekadar Estetika, Teknologi Sintered Stone Jadi Tren Baru Furnitur Tahan Lama

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Terjadi pergeseran perilaku konsumen di Indonesia dalam membeli perabotan rumah tangga. Kini, konsumen semakin mempertimbangkan perencanaan jangka panjang dengan memperhitungkan biaya perawatan dan umur pakai produk, bukan lagi sekadar desain visual.

Menyikapi perubahan pola konsumsi tersebut, PT Starlead Technology Indonesia menawarkan alternatif furnitur berbasis teknologi material sintered stone, yang dirancang untuk mengedepankan aspek ketahanan dan efisiensi biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

Material sintered stone merupakan batu alam yang diolah menjadi serbuk halus, kemudian dipadatkan melalui proses sinterisasi, yakni pemanasan pada suhu yang sangat tinggi hingga membentuk lembaran atau slab batu dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Berkat teknologi tersebut, material ini memiliki berbagai keunggulan, seperti tahan panas hingga 1.000°C, tahan gores, tahan noda, aman digunakan pada area yang bersentuhan dengan makanan (food grade), serta mudah dibersihkan karena kotoran dan bakteri sulit menempel pada permukaannya.

Permukaan sintered stone yang solid juga mampu menghambat penetrasi cairan dan lebih tahan terhadap goresan benda tajam. Karakteristik ini dapat menekan risiko kerusakan dini yang sering membuat konsumen harus mengganti perabotan dalam waktu singkat. Dari sisi biaya kepemilikan jangka panjang, material ini berpotensi lebih hemat dibandingkan furnitur konvensional yang lebih cepat mengalami keausan.

Chief Marketing Officer PT Starlead Technology Indonesia, Silvia He, mengatakan bahwa daya tahan material menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mengembangkan lini produknya.

“Bagi kami, furnitur yang baik bukan soal harga beli yang murah, tetapi soal berapa lama produk itu bisa digunakan tanpa perlu diganti. Sintered stone kami hadirkan agar konsumen tidak perlu memilih antara desain yang menarik dan produk yang benar-benar tahan lama,” ujar Silvia He.

Silvia menambahkan, PT Starlead Technology Indonesia saat ini menyediakan beragam produk furnitur, antara lain dining table (meja makan), make-up table (meja rias), cafe-resto table, TV and coffee table (meja TV dan meja tamu), meja teh Chateau, shoe cabinet (lemari sepatu), wardrobe (lemari pakaian), sofa, dining chair (kursi makan), serta berbagai pilihan meja dengan material crystal stone dan sintered stone.

Dari sisi distribusi, Starlead mengoperasikan sejumlah showroom yang menjangkau wilayah Cikarang, Bekasi, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Tangerang. Jaringan toko fisik tersebut melengkapi kanal distribusi digital perusahaan yang telah terintegrasi dengan berbagai platform e-commerce nasional.

“Keberadaan showroom memungkinkan konsumen melihat langsung kualitas, tekstur, dan ketahanan material sintered stone sebelum memutuskan untuk melengkapi kebutuhan interior rumah mereka,” pungkas Silvia He.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BGN Prioritaskan SPPG di Daerah Stunting Tinggi, Terapkan Sistem Pengawasan Terpadu
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ekonomi Malaysia Tumbuh 5,8%, Kian Dekat Jadi Negara Berpendapatan Tinggi
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
BKN Dorong Instansi Pusat, Daerah Menempatkan PNS, PPPK Dekat Keluarga & Domisili
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Belajar Berlindung Demi Keselamatan di Masa Depan
• 5 jam laludetik.com
thumb
Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja, Hindari Fitnah
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.