Gus Falah Minta Komisi Kejaksaan Lakukan Eksaminasi Khusus Terhadap Kasus Febrie

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Penegakan Hukum terhadap Penanganan Perkara oleh Kortas Tipikor Polri dan Kejaksaan Agung RI Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) meminta Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) melakukan eksaminasi khusus terhadap perkara eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Gus Falah menilai eksaminasi khusus itu penting dilakukan agar perkara ini terang benderang mulai dari hulu sampai hilir.

BACA JUGA: Soroti Pembacokan Polisi di Jambi, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum

Dengan begitu, publik bisa mendapatkan gambaran sesungguhnya atas perkara ini diluar proses penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik.

"Komisi Kejaksaaan memiliki kewenangan sesuai UU Kejaksaan dan Pepres No 18 tahun 2011 untuk melakukan pemantauan atas perkara yang menarik perhatian publik, salah satunya perkara eks Jampidsus ini, dimana Komisi Kejaksaan telah membentuk tim khusus terkait perkara ini," ujar Gus Falah, Rabu (29/7).

BACA JUGA: Gus Falah Berharap Bandar Judi Berkedok Arena Permainan Anak Ditindak Maksimal

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR itu melanjutkan, proses eksaminasi khusus ini bukan hal baru bagi Komisi Kejaksaan.

Hal ini sudah sering dilakukan, apalagi terkait dengan perkara yang menarik perhatian masyarakat.

BACA JUGA: Gus Falah Apresiasi Legalisasi Tambang Rakyat: Kepastian Hukum bagi Penambang Kecil

Gus Falah berharap Komisi Kejaksaan menjalankan kewenangan sesuai regulasi yang ada sehingga kasus ini memiliki kepastian hukum.

"Perkara ini sangat menarik atensi publik, dengan latar belakang para anggota yang memiliki integritas dan kredibilitas, saya yakin Komisi Kejaksaan RI bisa mengawal perkara ini dengan baik,"pungkasnya. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Sumbar ungkap sindikat di balik operasional situs judi daring
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
DKP Kalsel tanam 17 ribu mangrove dengan metode hybrid engineering
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Pemprov Jawa Tengah Perkuat Satgas dan Masyarakat Peduli Api Hadapi Karhutla | JMP
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Partai Komunis Tiongkok Menggelontorkan 100 Juta Dolar AS untuk Menyusup ke AS, Analisis: Hanya Puncak Gunung Es
• 18 jam laluerabaru.net
thumb
KPAI Dorong Penetapan Batas Maksimal Gula, Garam, dan Lemak untuk Lindungi Kesehatan Anak
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.