Geger! Warga Purwakarta Temukan Diduga Kaki Bayi dari Muntahan Biawak

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Geger! Warga Purwakarta Temukan Diduga Kaki Bayi dari Muntahan BiawakNasional | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 08:21

PURWAKARTA, iNews.id - Potongan diduga kaki bayi ditemukan di kawasan Kampung Cariu, Desa Batutumpang, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026) sore. Penemuan bagian tubuh tersebut menggegerkan warga dan kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Peristiwa bermula ketika sejumlah anak melihat muntahan seekor biawak dekat permukiman warga. Saat didekati, mereka menemukan bagian tubuh yang diduga merupakan kaki bayi, lalu melaporkan temuannya kepada warga dan diteruskan ke polisi.

Informasi itu dengan cepat menyebar sehingga ratusan warga berdatangan ke lokasi. Tim Inafis Polres Purwakarta kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area penemuan.

Kepala Desa Batutumpang, Hoerul Mubarik, membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurutnya, laporan pertama berasal dari anak-anak yang menemukan bagian tubuh itu di muntahan biawak.

"Hasil laporan anak-anak itu kemudian langsung diteruskan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," ujarnya dikutip dari iNews Purwakarta, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga:Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu

Hingga Rabu malam, polisi bersama warga masih menyisir kawasan kebun pisang dan lokasi sekitar untuk mencari kemungkinan bagian tubuh lainnya. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.

Selain penyisiran, Tim Inafis Polres Purwakarta juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan apakah bagian tubuh tersebut benar berasal dari bayi baru lahir. Pemeriksaan juga dilakukan guna mengungkap penyebab kematian serta mencari pihak yang bertanggung jawab.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan. Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai asal-usul maupun kronologi lengkap penemuan tersebut.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Perang AS-Iran Dinilai Perlu Diantisipasi dengan Kebijakan Adaptif
• 14 jam laludetik.com
thumb
Jangan Karena Politik, Sejarah Pembangunan NTT Dihapus
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Tok! Dokter Sampai Chef Profesional Dikerahkan Awasi Ketat Dapur MBG
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Selama 90 Hari
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dikira Mati, Venus Ternyata Sedang Merobek Dirinya dari Dalam
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.