4 Rekomendasi Film Pahlawan versi teman kumparan, Cocok Ditonton saat HUT RI

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Masyarakat Indonesia akan memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Momen istimewa ini menjadi waktu yang tepat untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap Tanah Air.

Selain mengikuti berbagai perlombaan khas 17 Agustus, libur Hari Kemerdekaan juga bisa diisi dengan menonton film bertema perjuangan dan sejarah Indonesia. Ada banyak film yang diangkat dari kisah nyata perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Lewat deretan film tersebut, kamu bisa kembali mengingat jasa para pahlawan dan memahami besarnya pengorbanan mereka demi Indonesia. Nah, kalau kamu sedang mencari rekomendasi film bertema kepahlawanan untuk ditonton saat libur 17 Agustus, beberapa teman kumparan punya pilihan favorit yang layak masuk watchlist.

Penasaran film apa saja yang mereka rekomendasikan? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

Film Tema Pahlawan dan Perjuangan Pilihan teman kumparan

Berikut beberapa rekomendasi film bertema perjuangan pahlawan yang cocok ditonton untuk mengisi libur HUT Kemerdekaan RI:

1. Kadet 1947

Kadet 1947 merupakan film drama biografi perang Indonesia yang terinspirasi dari misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia. Misi tersebut dijalankan oleh para kadet atau calon penerbang Angkatan Udara yang menyerang markas pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 29 Juli 1947.

Film yang dirilis pada 2021 ini menjadi pilihan teman kumparan, Kevin (22). Sebelum menontonnya, Kevin sempat mengira film bertema kepahlawanan akan terasa membosankan. Namun, anggapan itu langsung berubah setelah menyaksikan Kadet 1947.

Selain alur ceritanya yang seru, ia juga terkesan dengan sinematografi, efek visual, dan adegan pertempuran udara yang dikemas dengan apik. "Pacing-nya pas, efek visualnya keren, dan aksi udara mereka pas ngelawan penjajah itu bikin bangga sih," tuturnya.

2. Kartini

Sementara itu, teman kumparan Clarissa (27) memilih Kartini sebagai film pahlawan favoritnya. Menurutnya, kisah perjuangan R.A. Kartini masih sangat relevan hingga sekarang, terutama bagi perempuan yang sedang membangun karier.

"Sebagai cewek yang kerja di industri kreatif, aku nyambung banget sama film Kartini. Perjuangannya bukan pamer fisik atau pegang senjata, tapi gimana dia dobrak stigma lewat tulisan, pikiran, dan edukasi," kata Clarissa.

Selain terhubung dengan kisah yang diangkat, Clarissa juga terkesan dengan cara sutradara Hanung Bramantyo membangun suasana dalam film. Menurutnya, Hanung berhasil menampilkan rasa kesepian, ketakutan, sekaligus keteguhan hati Kartini tanpa menghilangkan sosoknya yang gigih dan penuh semangat.

3. Susi Susanti: Love All

Kalau kamu ingin menonton film biografi pahlawan olahraga Indonesia, Susi Susanti: Love All bisa menjadi pilihan. Film ini merupakan rekomendasi dari teman kumparan Dimas (30).

Selain terpukau dengan kualitas visual dan detail produksi film, Dimas juga tersentuh oleh perjuangan Susi Susanti dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan status kewarganegaraan yang dialaminya.

"Film ini keren banget dari penataan warna (color grading), set design era 80-90-an, sampai emosi saat beliau memperjuangkan kesetaraan status kewarganegaraan di tengah konflik," tuturnya.

4. Soekarno

Rekomendasi terakhir datang dari teman kumparan Nabila (19), yang memilih film Soekarno. Menurutnya, film ini nggak cuma mengangkat perjalanan hidup Presiden pertama Indonesia, tetapi juga memperlihatkan proses berpikir, strategi, dan berbagai perdebatan yang mengiringi perjuangannya.

Nabila menyukai cara film ini menggambarkan sosok Soekarno sebagai manusia yang nggak sempurna. Salah satu adegan yang paling membekas baginya adalah ketika Soekarno harus berdiplomasi dengan Jepang.

Dari situ, ia belajar bahwa memperjuangkan kemerdekaan nggak selalu dilakukan lewat perlawanan bersenjata, tetapi juga melalui strategi dan keputusan yang penuh pertimbangan.

"(Film Soekarno) bikin kita paham kalau memperjuangkan kemerdekaan itu butuh strategi otak yang jenius, bukan sekadar modal nekat," ucapnya.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Dalami Penukaran Uang Rupiah ke Puluhan Dolar Singapura untuk Raja Juli
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Eks Ketua DPRD Mamuju Ditahan terkait Korupsi Anggaran Makan Minum Rp795 Juta
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Menguji Kredibilitas Agenda Ekonomi Indonesia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Lahan Sekolah Rakyat Muna Barat Capai 10 Hektare, Mampu Tampung 2 Ribu Siswa
• 4 jam laludisway.id
thumb
Sambut Bulan Kemerdekaan, Monas Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.