Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menyebut, pemerintah telah menjalankan berbagai program untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan kekeringan di sejumlah daerah.
Hal itu disampaikan Novita saat menjawab pertanyaan mengenai upaya pemerintah menghadapi kekeringan usai menghadiri bakti sosial Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PIRA) di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (30/7).
Dia mengatakan, Komisi V DPR mendukung berbagai program infrastruktur sumber daya air, mulai dari pembangunan embung hingga perbaikan jaringan irigasi.
"Kita menurunkan program embung, kemudian kita juga menurunkan program irigasi, membenahi saluran-saluran air sehingga seluruh saluran air bisa tertangani dengan baik, bahkan mengairi sawah-sawah dengan baik," kata Novita.
Selain itu, kata dia, pemerintah membangun sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan serta mengoptimalkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat.
"Dan bahkan kita juga membuat banyak sumur bor di daerah-daerah kekeringan, dan Pamsimas ada di mana itu juga menampung air-air untuk bisa disalurkan ke masyarakat," ujar dia.
Meski demikian, Novita mengakui penanganan kekeringan di Indonesia tidak bisa dilakukan secara instan mengingat luasnya wilayah yang harus ditangani.
"Walaupun memang untuk menangani Indonesia yang sangat luas ini ya tidak serta-merta seperti membalikkan telapak tangan ya. Kita berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mencari solusi-solusi dari permasalahan yang ada," jelas Novita.





