JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar (Mabes) TNI membantah keberadaan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa panser Anoa di Monas untuk menghadapi gelombang massa yang diklaim berlangsung pada Agustus 2026.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengimbau kepada semua pihak agar tidak menyebarkan hoaks atau provokasi.
“Jangan menyebarkan hoaks, apalagi provokasi,” kata Nas, kepada Kompas.com, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: Mabes TNI: Alutsista di Monas untuk Latihan Persiapan HUT ke-81 RI
TNI memastikan sejumlah alutsista yang terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas) merupakan bagian dari persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
“Itu latihan persiapan upacara memeriahkan HUT RI,” tegas dia.
Akun Instagram @bintangaja8102 mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah kendaraan lapis baja angkut personel Anoa 6×6 buatan PT Pindad.
Alutsista berwarna hijau loreng itu diparkir di area berpagar pembatas.
Dalam video, beberapa kendaraan Anoa tampak dilengkapi kubah (turret) di bagian atas, sedangkan kendaraan lain berada dalam posisi parkir tanpa aktivitas operasional.
Di latar belakang juga terlihat sejumlah kendaraan militer lain serta tenda-tenda yang diduga digunakan sebagai bagian dari dukungan latihan.
Baca juga: Pimpinan Komisi I Minta Kenaikan Tukin Tingkatkan Profesionalitas Prajurit TNI
Video itu kemudian disertai narasi yang menyebut kendaraan-kendaraan tersebut disiagakan untuk menghadapi gelombang massa pada Agustus 2026.
“Bukti ketakutan penguasa kepada rakyatnya sendiri sampai segininya seperti mau perang,” bunyi narasi dari video tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang