KADIN siap bantu pemerintah capai pertumbuhan ekonomi 8 persen

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sebagai upaya membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Dalam pertemuan pengusaha KADIN pusat dan daerah seluruh Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat, Anin mengatakan target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan dunia usaha.

"Ekonomi Indonesia sudah tumbuh selama 20 tahun sebesar 5 persen. Tetapi kita ketahui bahwa untuk bisa naik kelas melewati middle income trap, kita mesti bertahap menuju 8 persen. Kami melihat apabila kita bekerja sama, ini merupakan suatu hal yang sangat mungkin dilakukan," kata dia.

Anin mengatakan KADIN merupakan mitra strategis pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987. Oleh karena itu, organisasi tersebut terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk memperkuat perekonomian nasional.

Menurutnya, sekitar 92 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor. Kondisi tersebut mendorong KADIN mengambil peran aktif dalam memperkuat sektor-sektor tersebut dengan melibatkan UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan besar, asosiasi, dan himpunan usaha.

Dia mengatakan KADIN sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo telah mengonsolidasikan kekuatan organisasi dan menjalankan empat program cepat (quick wins), yakni Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Gotong Royong, Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), perlindungan dan peningkatan kapasitas pekerja migran Indonesia, serta renovasi rumah tidak layak huni.

Selain itu, kata dia, KADIN juga memperkuat diplomasi ekonomi melalui pembentukan Kadin Global Engagement Office (GEO) untuk mengawal berbagai peluang investasi, perdagangan, dan industrialisasi hasil kerja sama pemerintah dengan mitra luar negeri.

Anin menambahkan KADIN menyambut baik langkah pemerintah melakukan evaluasi dan penguatan berbagai program ekonomi. Menurut dia, kebijakan tersebut diterima positif oleh pasar dan tercermin dari penegasan kembali (reaffirmation) peringkat Indonesia oleh sejumlah lembaga internasional.

Dia juga menyatakan kesiapan KADIN bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam mendorong investasi nasional.

"Kami berharap KADIN bisa bekerja sama dan bahu-membahu dengan pemerintah. Mudah-mudahan Bapak Presiden selalu sehat dan bisa memimpin kita bukan saja keluar dari tantangan ini, tetapi juga bisa maju menuju 8 persen," ujarnya.

Baca juga: Prabowo: Negara kaya sumber daya alam sering jadi sasaran asing

Baca juga: Prabowo ajak KADIN perkuat sinergi bangun bangsa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Jerat 3 Tersangka Kasus Pria Tewas Diamuk Massa di Morowali
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Deretan Curhat Bupati di DPR: Anggaran Dipotong, Gaji Tak Naik
• 21 jam lalukompas.com
thumb
PLN UID Lampung Terapkan Live Line Insulation Coating untuk Pemeliharaan Jaringan Tanpa Pemadaman
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo: Perang di Ukraina Akan Lebih Lama dari Perang Dunia II, Pengaruhi Harga BBM Dunia
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Darah Pendonor Langka O Bombay Rhesus Positif untuk Balita Akan Diambil di Bali, Dikirim ke Surabaya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.