Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) meluncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih sebagai ruang uji coba digital untuk mendukung pengembangan talenta dan kemampuan perancangan semikonduktor di Indonesia.
Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan PERURI berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen dan data strategis bangsa dari ancaman siber melalui perancangan chip secara mandiri.
Selain itu, peluncuran chip tersebut juga bertujuan mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia dalam ekosistem semikonduktor global.
“Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital dan keamanan nasional,” ujar Teguh.
Platform tersebut memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, dan perusahaan rintisan mempelajari, bereksperimen, serta membuat desain dan purwarupa chip melalui peramban secara gratis.
Baca juga: PERURI sulap limbah produksi jadi produk bernilai guna
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan berupa tingginya biaya perangkat dan terbatasnya akses ke sarana praktikum.
Selain mendukung kebutuhan akademisi dan peneliti, platform itu juga memberikan kesempatan bagi pelaku industri dan perusahaan rintisan (startup) untuk membuat purwarupa (prototype) secara digital sebelum berinvestasi besar pada produksi fisik.
Untuk itu, peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih diharapkan menjadi momentum penting yang memperkuat sinergi antara BUMN, pemerintah, akademisi, dan industri.
PERURI pun berharap langkah tersebut dapat menjadi wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mengawal kedaulatan negara dari dalam negeri.
“Melalui ruang eksperimen digital yang inklusif ini, PERURI mengundang seluruh talenta muda Indonesia untuk mulai belajar dan berkontribusi langsung dalam merancang masa depan, serta menegakkan kedaulatan teknologi bangsa,” kata Teguh.
Baca juga: PERURI ingatkan pelaku usaha gunakan e-meterai resmi
Baca juga: PERURI dorong digitalisasi kampus lewat ijazah elektronik
Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan PERURI berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen dan data strategis bangsa dari ancaman siber melalui perancangan chip secara mandiri.
Selain itu, peluncuran chip tersebut juga bertujuan mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia dalam ekosistem semikonduktor global.
“Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital dan keamanan nasional,” ujar Teguh.
Platform tersebut memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, dan perusahaan rintisan mempelajari, bereksperimen, serta membuat desain dan purwarupa chip melalui peramban secara gratis.
Baca juga: PERURI sulap limbah produksi jadi produk bernilai guna
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan berupa tingginya biaya perangkat dan terbatasnya akses ke sarana praktikum.
Selain mendukung kebutuhan akademisi dan peneliti, platform itu juga memberikan kesempatan bagi pelaku industri dan perusahaan rintisan (startup) untuk membuat purwarupa (prototype) secara digital sebelum berinvestasi besar pada produksi fisik.
Untuk itu, peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih diharapkan menjadi momentum penting yang memperkuat sinergi antara BUMN, pemerintah, akademisi, dan industri.
PERURI pun berharap langkah tersebut dapat menjadi wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mengawal kedaulatan negara dari dalam negeri.
“Melalui ruang eksperimen digital yang inklusif ini, PERURI mengundang seluruh talenta muda Indonesia untuk mulai belajar dan berkontribusi langsung dalam merancang masa depan, serta menegakkan kedaulatan teknologi bangsa,” kata Teguh.
Baca juga: PERURI ingatkan pelaku usaha gunakan e-meterai resmi
Baca juga: PERURI dorong digitalisasi kampus lewat ijazah elektronik





