Kasus Pemerasan, KPK Temukan Kejanggalan pada Percakapan Tersangka Anggota Polisi dan Ayahnya

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan penggunaan fitur pesan hilang otomatis (timer) dalam percakapan antara tersangka Setya Budi Dias dan ayahnya saat menganalisis telepon seluler (ponsel) yang disita dalam penyidikan dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, mengatakan fitur tersebut membuat pesan dalam percakapan otomatis terhapus setelah jangka waktu tertentu.

Baca Juga
  • Kepala BGN: Saya Gemas Lihat Komentar di Medsos Seolah MBG Habis-habiskan Anggaran Negara
  • Hukuman Doping Dicabut, Mykhailo Mudryk Siap Kembali Perkuat Chelsea
  • Shayne Pattynama Akui Perlawanan Hebat Timor Leste, Indonesia Petik Kemenangan 3-0

"Dari percakapan DIS selaku anak dengan LBS, tim menemukan dan menganalisis di dalam HP-nya bahwa itu selalu menggunakan 'timer'," katanya.

Menurut Taufik, penyidik memandang penggunaan fitur tersebut dalam percakapan antara anak dan orang tua sebagai hal janggal. Penilaian itu didasarkan pada hasil analisis terhadap barang bukti elektronik yang telah disita.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia juga mengatakan percakapan tersangka yang juga staf KPK  dengan pihak lain tidak menggunakan fitur serupa.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pagar Mal Mendadak Ditinggikan, Gubernur Pramono Minta Dibongkar! | KOMPAS SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Korban Tenggelam di Ciliwung Pasar Rebo Ditemukan Meninggal Dunia Dekat TKP
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Rizky Billar Jalani BAP Terkait Laporan Penyebaran Berita Hoax Terhadap 6 Akun Medsos
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Tambahan Dana TKD Sudah Dihitung, Purbaya Tunggu Arahan Prabowo
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
DPRD DKI Kumpulkan Warga Jakarta, Kawal Penyelesaian Konflik Tanah dan Percepatan PTSL
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.