Mensos Sebut Pemerintah Ingin Hadirkan Perlindungan Masyarakat Sepanjang Hayat

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tugas negara dalam melindungi masyarakat telah diamanatkan dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 

Mensos Sebut Pemerintah Ingin Hadirkan Perlindungan Masyarakat Sepanjang Hayat. (Foto: Kemensos)

IDXChannel—Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sistem perlindungan sosial agar masyarakat memperoleh pendampingan sepanjang hayat, sejak lahir hingga lanjut usia.

Menurut Gus Ipul, tugas negara dalam melindungi masyarakat telah diamanatkan dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 

Baca Juga:
Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Per Siswa, Begini Kata Mensos Gus Ipul

Hal itu diungkapkan Gus Ipul saat membuka Training of Trainers (ToT) sekaligus Retret Pengurus Nasional Karang Taruna di Eco Edu Forest, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Pemerintah ingin menghadirkan perlindungan sosial sepanjang hayat. Sejak seseorang lahir sampai lanjut usia, negara harus hadir sesuai kebutuhannya," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga:
Mensos Gus Ipul Datangi KPK, Minta Nasihat hingga Kritik terkait Pengadaan di Kemensos

Ia menjelaskan, strategi pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga dilakukan melalui tiga pendekatan utama. Yakni menekan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui program pemberdayaan yang terintegrasi.

Dalam upaya tersebut, Gus Ipul menilai Karang Taruna memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan sosial di wilayah masing-masing.

Baca Juga:
Gus Ipul Nonaktifkan Dua Pejabat Kemensos Terkait Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

"Kami mengajak Karang Taruna turut berpartisipasi menyukseskan program-program Bapak Presiden dalam rangka melayani kelompok-kelompok rentan, memperkuat data, dan ikut dalam program-program pemberdayaan di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia," katanya.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono menyatakan Karang Taruna siap mengambil peran tersebut melalui penguatan kapasitas kader hingga ke daerah.

"Ini akan kami terus perkuat strukturnya, organisasinya dari pusat sampai ke desa-desa dan kami akan coba berdayakan, beri ilmu bagi pengurus-pengurusnya supaya mampu menjawab tantangan-tantangan dan memberi pemahaman bagi program-program strategis pemerintah," ujar Budisatrio.

Ia mengatakan, penguatan kapasitas tersebut juga diarahkan agar kader Karang Taruna semakin siap hadir membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.

"Ini akan menjadi salah satu pilar kami sebagai anak muda untuk berperan aktif membantu mereka-mereka yang memang butuh sentuhan. Apakah itu lansia, penyandang disabilitas, anak-anak muda yang perlu diberdayakan usahanya, apakah itu pemulihan sebuah lingkungan ataupun sebuah kawasan, pentingnya edukasi mengenai sustainability," paparnya.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Menopause Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung?
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pesan Prabowo ke Kadin: Perkuat Swasembada Pangan hingga Pajak Rokok
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AKP Siti Persembahkan Hoegeng Awards ke Keluarga: Nak, Maaf Mama Jarang Pulang
• 15 jam laludetik.com
thumb
10 Pohon Ditebang, Farhan Bakal Mengadu ke Dedi Mulyadi, Seret Pelaku ke Ranah Pidana
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Update kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tetapkan Tersangka Baru, Saksi Ferry Dititip ke LPSK
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.