Harita Nickel Bukukan Pendapatan Rp17,1 Triliun pada Semester I 2026 di Tengah Tantangan Industri Nikel

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel membukukan pendapatan sebesar Rp17,1 triliun pada semester pertama 2026 yang ditopang disiplin operasional, efisiensi, dan optimalisasi kapasitas produksi di tengah tantangan industri nikel global.

Efisiensi Operasional Topang Kinerja Perseroan

Direktur Keuangan Harita Nickel Suparsin Darmo Liwan mengatakan perseroan tetap fokus menjaga operasional yang efisien dan andal di seluruh rantai nilai terintegrasi.

“Sepanjang semester pertama tahun ini, industri nikel global masih mengalami berbagai tantangan. Dalam kondisi tersebut, kami tetap berfokus menjaga operasional yang efisien, andal, dan terukur di seluruh rantai nilai terintegrasi. Optimalisasi kapasitas produksi mulai memberikan kontribusi terhadap kinerja penjualan di sejumlah segmen,” ungkapnya.

Ia menjelaskan perusahaan tetap mengedepankan efisiensi operasional, optimalisasi rantai nilai terintegrasi, serta praktik usaha yang bertanggung jawab untuk menjaga keandalan produksi dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Peningkatan penjualan bijih nikel dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya turut didukung beroperasinya fasilitas tambang baru PT Gane Tambang Sentosa sejak kuartal III 2025 serta bertambahnya lini produksi fasilitas pirometalurgi PT Karunia Permai Sentosa.

Pada segmen pirometalurgi, penjualan feronikel meningkat seiring bertambahnya output dari fasilitas Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF), sedangkan penjualan produk High Pressure Acid Leach (HPAL) dipengaruhi jadwal pengiriman.

Perkuat Daya Saing dan Program Dekarbonisasi

Harita Nickel terus memperkuat daya saing melalui pengelolaan operasi terintegrasi mulai dari kegiatan penambangan hingga pengolahan nikel.

Perusahaan menargetkan optimalisasi kapasitas produksi di berbagai fasilitas untuk meningkatkan fleksibilitas operasional sekaligus menjaga keandalan pasokan bagi pelanggan.

Di bidang keberlanjutan, Harita Nickel juga mengembangkan sejumlah inisiatif dekarbonisasi guna meningkatkan efisiensi energi dan menekan emisi gas rumah kaca.

Salah satu langkah yang dijalankan adalah pemanfaatan teknologi waste heat recovery di fasilitas HPAL yang dirancang menghasilkan listrik hingga 50 megawatt dan ditargetkan rampung pada kuartal IV 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Kita Sering Salah Paham?
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Ramaikan GIIAS 2026, Wuling Pamer 21 Unit Mobil dari Berbagai Lini Kendaraan
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Telur Ceplok Vs Telur Dadar Mana Paling Sehat? Ini Kata Ahli IPB
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sanksi Eropa Dekati 3.000 Target, Begini Cara Rusia Menembus Blokade Barat
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
KLH Godok Aturan Water Farming, Pengguna Air Tanah Wajib Pulihkan Cadangan Air
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.