JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah bus pariwisata menepi di Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir, Jakarta Pusat, usai peserta Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas) membubarkan diri pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Pada kaca depan bus, dipasang kertas dengan keterangan asal rombongan.
“Bus no 18 Ibu Maimunah, Muslimat NU, Kecamatan Kodambi,” tertulis pada kertas itu.
Sopir lalu menghentikan laju kendaraan, lalu pintu di sisi kiri depan dan belakang pun dibuka.
Baca juga: Ketua MPR Ahmad Muzani Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Langsung saja, sekelompok ibu-ibu berbaju putih bangkit dari duduknya lalu mendekat ke pintu depan bus.
Tak lama, pintu dibuka, lalu rombongan itu masuk ke dalam mobil. Kemudian pintu belakang juga dibuka.
Bus itu berhenti cukup lama untuk menaikkan penumpangnya. Akibatnya, arus lalu lintas Merdeka Selatan sisi kiri pun terhambat.
Baca juga: Massa Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Jakpus Mulai Bubar, Lalu Lintas Arah Gambir Macet
Anggota kepolisian di lokasi langsung menghampiri bus tersebut dan mengimbau rombongan bus segera berangkat.
“Ayo, Pak! Ayo, Pak! Macet, Pak!” kata polisi kepada koordinator rombongan.
Di belakangnya, bus lain menunggu giliran menaikkan penumpang. Sementara sisi jalan sebelah kanan masih terbilang cukup lancar, dengan kepadatan yang terlihat sesekali.
Baca juga: Datang dengan 27 Bus dari Indramayu, Muammar Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Jakpus
“Nungguin apa lagi, Pak?” tanya polisi kepada kenek bus yang kembali meminggirkan busnya.
Polisi juga mengimbau pejalan kaki agar tidak berdiri di pinggir jalan karena rawan sepeda motor yang menyelip ke samping bus.
Di seberang jalan arah MH Thamrin tampak padat bus pariwisata lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang