tvOnenews.com - Di tengah maraknya konten dunia kerja yang terkesan menggurui, Caesara, perempuan Indonesia yang kini menetap di Australia di balik akun @caesaragp, justru viral karena keberaniannya melawan budaya senioritas dengan cara yang blak-blakan, hangat, dan apa adanya.
Konten viral tersebut bermula dari keresahannya melihat sebuah postingan di salah satu akun Instagram komunitas HRD yang bertuliskan, “please normalisasi cari tau dulu sebelum bertanya. Jangan dikit-dikit nanya, supaya gak keliatan oon oon banget.”
Sebagai mantan praktisi HR yang pernah dipercaya sebagai Leader dan Supervisor, Caesara tidak setuju dengan narasi tersebut. Ia pun memberikan komentar kritis berdasarkan pengalamannya di lapangan. Tak disangka, tak lama setelah itu postingan komunitas HRD tersebut langsung dihapus.
Momen itulah yang mendorongnya membuat video tandingan dengan sudut pandang yang berlawanan 180 derajat.
Lewat videonya, Caesara justru mengedukasi para senior untuk tidak melakukan senioritas. Menurutnya, ketika ada junior atau anak baru yang bertanya, tugas senior adalah menjawab dengan baik, bukan mematahkan mentalnya.
“KITA TUH SAMA, SAMA-SAMA KARYAWAN. MAU LU HRD, SUPERVISOR, MANAGER, TETAP KARYAWAN,” tegas Caesara dalam video yang ia unggah.
Ia pun mengajak penonton membayangkan jika posisi anak baru tersebut adalah anak mereka sendiri. Menurutnya, wajar jika anak baru banyak bertanya di awal masa kerja. Jika senior malas menjawab, dampaknya justru lebih besar: rate kesalahan hingga kecelakaan kerja bisa meningkat.
“Semua anak baru, bahkan saat sudah dibimbing saja, chance untuk membuat kesalahan masih tinggi. Apalagi kalau dilepas begitu saja bagaikan Tarzan,” jelasnya.
Pesan yang jujur dan apa adanya ini langsung ramai dan menuai banyak dukungan, terutama dari para fresh graduate dan pekerja lapangan yang pernah merasakan pahitnya budaya senioritas. Gaya bicaranya yang tidak kaku dan ceplas-ceplos membuat edukasi yang berat terasa ringan dan mudah diterima. Dari sinilah lahir jargonnya pada caption video yang ia unggah tersebut: NORMALISASI BUDAYA JAWAB TANPA DRAMA.
Keberanian untuk bersuara ini datang dari bekal pengalaman yang solid. Sebelum merantau ke Australia, Caesara membangun karier sebagai praktisi HRD di Indonesia, bahkan sempat dipercaya sebagai Leader dan Supervisor. Ia juga merupakan peraih gelar *Puteri Bahari Intelegensia Indonesia 2018* saat mewakili Kalimantan Selatan, sebuah gelar yang menitikberatkan pada intelektualitas dan kemampuan komunikasi. Ditambah keaktifannya di berbagai komunitas sosial, pengalaman tersebut membentuk karakternya yang empatik, kritis, dan berani bersuara.



