Puncak Musim Panen Tekan Harga Pangan, Inflasi Juli 2026 Diprediksi Melandai

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kenaikan harga bahan pangan di Indonesia diperkirakan mereda pada Juli 2026 seiring berlangsungnya puncak musim panen. Melandainya harga komoditas pangan utama ini diproyeksikan menekan laju Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan data inflasi Juli 2026 dan neraca perdagangan Juni 2026 pada Senin (3/8).

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memperkirakan IHK mencatat inflasi tipis sebesar 0,03 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026. Laju ini melambat signifikan dibandingkan inflasi bulan sebelumnya.

“Kami memperkirakan IHK Indonesia mencatat inflasi tipis sebesar 0,03 persen secara bulanan pada Juli 2026, melambat dibandingkan inflasi 1,41 persen mtm pada Juni 2026,” kata Andry dalam keterangan resminya, Minggu (2/8).

Secara tahunan, inflasi diproyeksikan berada di level 3,06 persen (year-on-year/yoy). Penurunan harga pada kelompok komponen bergejolak atau volatile food (VF) menjadi penopang utama melandainya tekanan inflasi, di samping meredanya tekanan pada kelompok administered prices (AP).

Kelompok volatile food diproyeksikan mengalami deflasi sebesar 1,12 persen mtm, membalikkan posisi Juni yang masih mencatat inflasi 0,14 persen mtm. Penurunan harga cabai merah dan bawang merah di tengah pasokan panen raya menjadi pemicu utama melandainya komponen ini.

Sementara itu, inflasi kelompok administered prices diperkirakan melambat menjadi 0,10 persen mtm dari 1,41 persen mtm pada Juni, seiring normalisasi tekanan harga pascapenyesuaian BBM nonsubsidi pada bulan sebelumnya.

Di sisi lain, inflasi inti diperkirakan meningkat menjadi 0,29 persen mtm dari 0,23 persen mtm pada Juni, yang didorong faktor musiman biaya pendidikan pada awal tahun ajaran baru.

Senada, Ekonom Bank Permata, Faisal Rachman, memperkirakan inflasi tahunan melandai ke level 3,08 persen yoy pada Juli 2026 dari 3,34 persen yoy pada Juni. Secara bulanan, inflasi diproyeksikan sebesar 0,05 persen mtm.

“IHK secara tahunan diproyeksikan turun dari 3,34 persen yoy pada Juni 2026 menjadi 3,08 persen yoy pada Juli 2026,” kata Faisal.

Menurutnya, penentu utama melandainya inflasi bulan ini adalah penurunan harga komoditas pangan seperti telur ayam, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit saat panen raya. Meski demikian, inflasi inti tetap mendapat tekanan dari biaya pendidikan dan rekreasi.

Faisal mengingatkan risiko inflasi pangan dan energi tetap perlu diwaspadai hingga akhir tahun, terutama terkait dorongan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), potensi fenomena iklim El Niño, hingga ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

Defisit Neraca Dagang Membaik

Selain inflasi pangan yang mereda, neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 juga diproyeksikan membaik. Faisal memperkirakan defisit neraca perdagangan menyempit menjadi 1 miliar dolar AS pada Juni 2026, dari sebelumnya 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026.

Kinerja ekspor diperkirakan kembali tumbuh 1,86 persen yoy didukung permintaan eksternal serta masih ekspansifnya aktivitas manufaktur di negara mitra utama seperti China (PMI 50,3), AS (53,9), Jepang (50,1), dan India (58,4).

Di sisi impor, pertumbuhan diperkirakan mencapai 28,66 persen yoy. Kuatnya permintaan domestik menjaga impor tetap tinggi, meski penurunan harga minyak dunia sedikit menekan nilai impor migas.

Melihat dinamika tersebut, Bank Indonesia diperkirakan akan tetap mempertahankan kebijakan moneter secara terukur demi menjaga stabilitas makroekonomi serta sektor eksternal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Dievakuasi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pendaki Legendaris Nirmal Purja Tewas Akibat Longsoran Salju di Pakistan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Petugas Damkar Jaktim Gugur Saat Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Kramat Jati
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Pilot Asal Malaysia Jadi Kurir Ekstasi Jaringan Internasional, Bea Cukai Soekarno-Hatta Tingkatkan Pengawasan Barang Bawaan Kru Pesawat
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
PSG dan Barcelona Siap Bernegosiasi, Ferran Torres Merasa tak Dihargai dan Siap Pergi
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.