50 Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket PAUD untuk Kepala Sekolah KB dan TK

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 turut menyasar jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), termasuk Kepala Sekolah Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Dalam paket ini, kepala sekolah akan menemukan berbagai pernyataan yang berkaitan dengan peran kepemimpinan hingga strategi pembelajaran yang menempatkan anak sebagai pusat kegiatan belajar.
 
Sebelum melihat referensi jawabannya, penting memahami bahwa Sulingjar bukan merupakan ujian dengan jawaban benar atau salah. Survei ini bertujuan menggambarkan kondisi nyata satuan pendidikan berdasarkan pengalaman dan praktik yang berlangsung di sekolah.
 
Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) adalah instrumen yang digunakan untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan. Melalui survei ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kualitas pembelajaran, budaya sekolah, serta berbagai faktor pendukung perkembangan peserta didik.

Pada jenjang PAUD, khususnya bagi kepala sekolah KB dan TK, pertanyaan dalam survei banyak membahas bagaimana pengelolaan satuan pendidikan dilakukan. Mulai dari pengembangan kurikulum, perencanaan pembelajaran, penataan kelas, pendampingan guru, hingga penerapan pembelajaran yang sesuai kebutuhan anak usia dini.
 
Karena beberapa pertanyaan berkaitan langsung dengan kondisi masing-masing sekolah, peserta tetap perlu memberikan jawaban sesuai keadaan sebenarnya di satuan pendidikan.
 
Berikut gambaran referensi jawaban Sulingjar 2026 Paket PAUD untuk Kepala Sekolah KB dan TK nomor 1 hingga 50 dikutip dari akun YouTube Jendela Pendidikan: Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket PAUD Nomor 1
Apakah Anda terikat kontrak kerja di luar sekolah?
Jawaban: Tidak
 
Nomor 2
Akses internet yang dimiliki di rumah?
Jawaban: Internet dari HP
 
Nomor 3
Organisasi profesi yang diikuti?
Jawaban: PKG/HIMPAUDI/IGTKI
 
Nomor 4
Peran di organisasi tersebut?
Jawaban: Anggota
 
Nomor 5
Jenis disabilitas anak berkebutuhan khusus di satuan PAUD?
Jawaban: Tidak ada anak berkebutuhan khusus (disesuaikan kondisi riil)
 
Nomor 6
Jenis kecerdasan atau bakat istimewa anak di satuan PAUD?
Jawaban: Tidak ada anak dengan kecerdasan/bakat istimewa (disesuaikan kondisi riil)
 
Nomor 7
Apakah pernah mengelola program pendidikan anak cerdas istimewa?
Jawaban: Tidak (disesuaikan kondisi riil)
 
Nomor 8
Pernyataan mengenai kurikulum:
Kurikulum satuan pendidikan hanya disusun untuk keperluan akreditasi: Salah
Rancangan pembelajaran cukup berisi kegiatan dan media yang digunakan: Salah
Seluruh pendidik perlu mengetahui isi kurikulum satuan PAUD: Benar
 
Nomor 9
Apakah satuan PAUD memiliki dokumen kurikulum (KTSP/KOSP)?
Jawaban: Ada yang terbaru dan dijadikan rujukan dalam perencanaan pembelajaran
 
Nomor 10
Dokumen kurikulum satuan PAUD minimal terdiri atas visi, misi, dan tujuan pembelajaran.
Jawaban: Benar
 
Nomor 11
Pengembangan modul ajar atau RPP perlu dilakukan setiap hari.
Jawaban: Salah
 
Nomor 12
Praktik perencanaan pembelajaran:
Pendidik merancang kegiatan berdasarkan tujuan pembelajaran pada kurikulum: Setuju
Satuan PAUD tidak terbiasa merencanakan pembelajaran jauh hari: Tidak Setuju
 
Nomor 13
Makna pembelajaran berpusat pada anak:
Jawaban: Pendidik menyesuaikan rancangan pembelajaran berdasarkan kurikulum dan kebutuhan belajar anak
Perencanaan pembelajaran mempertimbangkan tujuan pembelajaran: Ya
 
Nomor 14
Hasil analisis karakteristik menjadi dasar penyusunan visi, misi, dan tujuan satuan PAUD.
Jawaban: Benar
 
Nomor 15
Penataan kelas:
Kelas yang baik harus memiliki banyak warna: Tidak Setuju
Ruang kelas nyaman berarti semua bahan ajar disimpan di lemari: Tidak Setuju
 
Nomor 16
Penataan pembelajaran:
Penyusunan alat dan bahan pembelajaran sudah masuk dokumen perencanaan: Ya, sudah termasuk dan dilaksanakan pendidik
Penataan tempat duduk yang tepat: Melingkar berkelompok
 
Nomor 17
Setiap kelas boleh memiliki penataan yang berbeda.
Jawaban: Setuju
 
Nomor 18
Suasana pembelajaran:
Anak boleh bercakap-cakap atau berpindah tempat sebagai bagian proses belajar: Setuju
Rutinitas membantu membangun keteraturan kelas: Setuju
 
Nomor 19
Saat supervisi menemukan guru sering membentak anak, apa tindakan Anda?
Jawaban: Menyarankan guru membuat kesepakatan kelas bersama anak untuk membangun pengelolaan diri
 
Nomor 20
Pernyataan tentang kelas yang tertib:
Kelas tertib berarti anak selalu duduk rapi: Salah
Kesepakatan kelas belum bisa diterapkan pada anak usia dini: Salah
 
Nomor 21
Disiplin positif:
Anak yang sering melanggar aturan sedang belajar mengelola diri: Setuju
Anak yang melanggar aturan perlu dihukum: Tidak Setuju
 
Nomor 22
Anak belum tertib di kelas, apa yang dilakukan?
Jawaban: Mengajak anak menyepakati aturan kelas bersama
 
Nomor 23
Anak yang berlari-lari perlu dimarahi agar berhenti.
Jawaban: Salah
 
Nomor 24
Pengertian disiplin positif:
Jawaban: Memberikan pemahaman mengenai konsekuensi dari perilaku anak
 
Nomor 25
Anak yang sering gagal tidak perlu lagi diberi kesempatan.
Jawaban: Tidak Setuju
 
Nomor 26
Ketika anak memungut sampah, apa respons yang diberikan?
Jawaban: Memberikan apresiasi atas kepeduliannya pada kebersihan sekolah
Jika guru mengeluhkan anak sulit mengikuti kesepakatan kelas, apa yang dilakukan?
Jawaban: Mengajak anak berdiskusi mengenai alasan di balik kesepakatan kelas
 
Nomor 27
Pernyataan berikut:
Anak hanya dipuji setelah menyelesaikan tugas: Salah
Keberhasilan anak terutama ditentukan oleh bakat: Salah
 
Nomor 28
Anak yang membutuhkan waktu tambahan tidak boleh diberi kesempatan.
Jawaban: Salah
 
Nomor 29
Anak masih menangis saat ditinggal orang tua, apa yang disarankan?
Jawaban: Meminta guru meluangkan waktu lebih banyak bermain bersama anak agar merasa nyaman
 
Nomor 30
Guru mengeluhkan anak yang lamban, apa saran yang diberikan?
Jawaban: Menyarankan pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan anak
 
Nomor 31
Pendampingan anak yang mengalami kesulitan hanya menjadi tanggung jawab orang tua.
Jawaban: Salah
 
Nomor 32
Apakah kebutuhan pendidik dalam mendampingi anak yang butuh dukungan lebih dipantau?
Jawaban: Ya, selalu
 
Nomor 33
Pembelajaran terdiferensiasi:
Semua rancangan pembelajaran harus memiliki produk yang dibuat anak: Tidak Setuju
Guru menyediakan beberapa pilihan kegiatan sesuai minat dan kemampuan anak: Setuju
 
Nomor 34
Kemampuan anak sangat beragam, apa yang dilakukan?
Jawaban: Memberikan instruksi berbeda sesuai tiga tingkat kemampuan anak
 
Nomor 35
Apakah asesmen awal dilaksanakan?
Jawaban: Ya, semua pendidik melaksanakan asesmen awal
 
Nomor 36
Anak menggambar kupu-kupu lalu bebas memilih warna merupakan pembelajaran terdiferensiasi.
Jawaban: Salah
 
Nomor 37
Dukungan belajar:
Memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari: Setuju
Memberikan pertanyaan pemantik: Setuju
 
Nomor 38
Guru kesulitan mengenalkan konsep bilangan, apa solusinya?
Jawaban: Mengajak anak menghitung balok dan mencocokkannya dengan lambang bilangan
 
Nomor 39
Guru harus menjelaskan sebanyak-banyaknya agar anak memahami konsep.
Jawaban: Salah
 
Nomor 40
Cara membangun kemampuan membandingkan objek:
Jawaban: Mengajak anak mengamati persamaan dan perbedaan objek melalui pertanyaan pemantik
 
Nomor 41
Belajar sambil bermain:
Bermain yang dirancang membangun kemampuan dasar adalah pembelajaran yang tepat: Setuju
Bermain dan belajar adalah dua hal yang berbeda: Tidak Setuju
 
Nomor 42
Pembelajaran harus selalu menggunakan lagu dan prakarya.
Jawaban: Salah
Penggunaan lembar kerja selalu berdampak baik jika dibuat seperti permainan.
Jawaban: Salah
 
Nomor 43
Penggunaan lembar kerja:
Jawaban: Tidak ada pendidik yang menerapkan cara tersebut
 
Nomor 44
Pembelajaran yang mendorong berpikir aktif:
Memberikan kesempatan bereksplorasi: Setuju
Anak hanya mencontoh apa yang dilakukan guru: Tidak Setuju
 
Nomor 45
Anak merasa bosan di kelas, apa yang disarankan?
Jawaban: Menyarankan guru menyiapkan kegiatan kolaboratif bersama teman
 
Nomor 46
Stimulasi berpikir aktif:
Semua guru mendorong anak menuangkan ide dalam karya: Semua pendidik menerapkan
Contoh kegiatan membangun kemampuan bersosialisasi: Anak mengumpulkan dan mengelompokkan data makanan kesukaan teman-temannya
 
Nomor 47
Pembelajaran kontekstual:
Guru mengamati topik yang sedang diminati anak: Sesuai
Guru harus menggunakan topik dari PAUD lain: Tidak Sesuai
 
Nomor 48
Mengenalkan bilangan pada anak usia tiga tahun:
Jawaban: Mengajak anak menghitung saat naik atau turun tangga
 
Nomor 49
Memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media belajar.
Jawaban: Ya
 
Nomor 50
Contoh pembelajaran kontekstual:
Jawaban: Anak mendata makanan tradisional kesukaan teman, kemudian membuatnya menggunakan bahan yang tersedia di satuan pendidikan
 
Sobat Medcom, itulah referensi 50 kunci jawaban Sulingjar 2026 Paket PAUD Kepala Sekolah KB dan TK yang bisa dijadikan bahan belajar sebelum mengisi survei. Selamat mengisi ya!

Baca Juga : Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket A, B, dan C, Biar Guru dan Kepala Sekolah Makin Siap


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya Update Sidang dokter Tifa di Kasus Ijazah: Dakwaan Kembali Dilimpahkan!
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Doa bagi Bangsa Jelang Hari Kemerdekaan...
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Sita Dokumen TPPU
• 3 jam laludisway.id
thumb
Timnas Vietnam Siap Habis-habisan Hadapi Indonesia demi Kejar Tiket Semifinal Piala AFF 2026
• 7 jam laluharianfajar
thumb
BGN Suspend SPPG di Semarang usai 707 Orang Diduga Keracunan MBG
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.