Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Tanah Abang mencatat jumlah pengunjung di Blok A dan Blok B mencapai sekitar 15 ribu orang per hari, menandai kembali meningkatnya aktivitas perdagangan di pusat grosir tersebut.
Manajer Unit Pasar Besar (UPB) Pasar Tanah Abang Rahmat Kartolo di Jakarta, Minggu, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung terus terlihat dalam beberapa waktu terakhir.
"Peningkatan jumlah pembeli memang terus terlihat dan mengalami peningkatan. Tercatat, hampir setiap harinya ada 15 ribu pengunjung memasuki area Pasar Blok A dan Blok B," katanya.
Menurut Rahmat, aktivitas perdagangan juga ditandai dengan mulai datangnya wisatawan mancanegara, terutama dari Malaysia, yang berbelanja berbagai produk di Pasar Tanah Abang.
Ia mengatakan jumlah pengunjung bahkan sempat mencapai sekitar 30 ribu orang per hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Rahmat menambahkan pengelola terus menata zonasi kios, termasuk untuk penjualan jersei olahraga dan berbagai jenis busana lainnya, agar memudahkan pengunjung berbelanja.
Selain melayani pembelian langsung, Pasar Tanah Abang juga menyediakan fasilitas bagi pedagang yang menjalankan usaha secara daring sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan pola perdagangan.
Rahmat berharap jumlah pengunjung terus meningkat sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang semakin bergairah.
Baca juga: Pasar Tanah Abang tutup gedung pada 27 Mei 2026
Baca juga: Busana cheongsam China ramaikan tren baju Lebaran Indonesia 2026
Baca juga: Diisukan sepi, penjualan di Pasar Tanah Abang justru naik 30 persen
Manajer Unit Pasar Besar (UPB) Pasar Tanah Abang Rahmat Kartolo di Jakarta, Minggu, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung terus terlihat dalam beberapa waktu terakhir.
"Peningkatan jumlah pembeli memang terus terlihat dan mengalami peningkatan. Tercatat, hampir setiap harinya ada 15 ribu pengunjung memasuki area Pasar Blok A dan Blok B," katanya.
Menurut Rahmat, aktivitas perdagangan juga ditandai dengan mulai datangnya wisatawan mancanegara, terutama dari Malaysia, yang berbelanja berbagai produk di Pasar Tanah Abang.
Ia mengatakan jumlah pengunjung bahkan sempat mencapai sekitar 30 ribu orang per hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Rahmat menambahkan pengelola terus menata zonasi kios, termasuk untuk penjualan jersei olahraga dan berbagai jenis busana lainnya, agar memudahkan pengunjung berbelanja.
Selain melayani pembelian langsung, Pasar Tanah Abang juga menyediakan fasilitas bagi pedagang yang menjalankan usaha secara daring sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan pola perdagangan.
Rahmat berharap jumlah pengunjung terus meningkat sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang semakin bergairah.
Baca juga: Pasar Tanah Abang tutup gedung pada 27 Mei 2026
Baca juga: Busana cheongsam China ramaikan tren baju Lebaran Indonesia 2026
Baca juga: Diisukan sepi, penjualan di Pasar Tanah Abang justru naik 30 persen





