WIKA Gedung (WEGE) Rugi Rp90 Miliar hingga Juni 2026, Kontrak Baru Capai Rp610 Miliar

idxchannel.com
18 jam lalu
Cover Berita

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk atau WIKA Gedung (WEGE) mencatat pelemahan kinerja pada semester I-2026 setelah mencatat rugi bersih Rp90 miliar.

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatat pelemahan kinerja pada semester I-2026 setelah mencatat rugi bersih Rp90 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk atau WIKA Gedung (WEGE) mencatat pelemahan kinerja pada semester I-2026 setelah mencatat rugi bersih sebesar Rp90 miliar. Angka ini berbalik negatif dibandingkan periode yang sama tahun 2025 dengan laba Rp456,4 juta.

Kondisi tersebut terjadi seiring dengan anjloknya pendapatan WEGE hingga 55 persen menjadi Rp404,8 miliar. Dengan begitu, laba kotor tergerus 79 persen tersisa Rp22,4 miliar.

Baca Juga:
WIKA Gedung (WEGE) Tunjuk Mahendra Vijaya sebagai Dirut, Bambang Riswanda Jadi Komut

Meski begitu, perseroan terus berupaya memperbaiki kinerjanya. Salah satunya kontrak baru yang mencapai Rp610,7 miliar pada semester I-2026, naik 510 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu di kisaran Rp100 miliar.

WEGE juga terus meningkatkan disiplin keuangan dengan cara memangkas liabilitas secara signifikan menjadi Rp1,84 triliun. Angka ini turun dibandingkan akhir Juni 2025 yang mencapai Rp2,53 triliun.

Penurunan kewajiban ini secara langsung memperkuat rasio-rasio solvabilitas dan likuiditas perseroan. Debt to Equity Ratio (DER) WEGE tetap berada di level 0,98x. Sementara Current Ratio WEGE berada pada 1,80x, mencerminkan perbaikan meskipun penguatan arus kas operasi tetap menjadi prioritas.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Mahendra Vijaya mengatakan keberhasilan perseroan menurunkan liabilitas secara signifikan adalah bukti bahwa strategi lean and prudent yang dijalankan berada di jalur yang tepat. 

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan efisiensi operasional dan kualitas pendapatan, serta menjaga struktur permodalan yang sehat dengan mempertahankan DER di bawah 1x dan rasio likuiditas tetap terjaga di atas 1x. Neraca keuangan yang tangguh adalah pondasi esensial bagi WEGE untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (3/8/2026).

Memasuki semester kedua, kata dia, WEGE akan memperkuat eksekusi program turnaround melalui percepatan monetisasi aset dan restrukturisasi liabilitas. Perseroan memproyeksikan potensi pemulihan dana dari pelepasan aset (asset divestment) dapat melampaui nilai kewajiban jangka pendek yang ada. Selain itu, WEGE akan terus mengambil pendekatan yang selektif dalam menyasar kontrak-kontrak baru, dengan memprioritaskan proyek yang memiliki kepastian pendanaan (payment security) yang tinggi.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
J-Hope BTS Menangis Usai Dapat Kejutan Manis dari ARMY
• 16 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bahlil Senang Elektabilitas Golkar 10,8%, tapi Minta Kader Tingkatkan Kapasitas
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Konten Kreator Rekam Usher GIIAS Tanpa Izin Minta Maaf
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Kisah Seven Summiteers Indonesia Jumpa Nirmal Purja, yang Tewas di Pakistan
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.