Liputan6.com, Jakarta - Konten kreator Emanuel Bryan viral usai mengunggah video yang dibuatnya saat mengunjungi GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bukan tanpa sebab, pemilik akun sosial media Bryan Ebem @ebemartono itu malah bersinggungan dengan usher, hingga akhirnya diamuk netizen.
Buntut dari masalah tersebut, Bryan pada akhirnya meminta maaf melalui unggahan video.
Advertisement
"Beberapa hari ini sedang ramai terjadi kegaduhan. Sebelumnya saya Bryan saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf atas semua pihak yang merasa dirugikan," tutur Bryan lewat video klarifikasinya, Senin (3/8/2026).
Bryan mengaku menyesal telah memberikan respons yang tidak baik saat berbalas pesan dengan usher yang menghubunginya. Kembali ia menegaskan permohonan maafnya.
"Saya seharusnya memang tidak mengatakan atas ada biaya produksi ataupun kata-kata lain yang saya sampaikan di komen. Lagi-lagi saya hanya meminta maaf dan mengklarifikasi semua tuduhan, semua narasi yang beredar di sosial media. Ke depannya saya akan lebih hati-hati lagi dalam memposting video konten yang saya buat," jelas dia.
Dalam kesempatan itu, Bryan juga mengulas awal mula dirinya memutuskan untuk membuat konten. Dia turut berharap penjelasannya ini dapat diterima publik.
"Izinkan saya untuk cerita dari pihak saya apa yang terjadi. Lagi-lagi saya tidak membenarkan diri, saya tidak mau menjustify, memang salah. Tapi saya ingin mengklarifikasi dari pihak saya. Sebelumnya izinkan saya menggunakan bahasa yang lebih informal untuk menjelaskan situasi yang terjadi," ungkapnya.
"Jadi awal bikin video itu gini, awal tuh iseng, awal suka kenal sama orang iseng-iseng aja. Kenal sama bule, kenal sama cewek, kenal sama om-om. Dan saya banyak banget dari komen section yang bilang thank you Mas Ebem, dari situ saya merasa melawan ketakutan, awalnya introvert sekarang jadi ekstrovert. Awalnya dulu susah nyari kerja sekarang lebih gampang," sambungya.
Respons dari netizen ini diakuinya menjadi penyemangat untuk kembali membuat konten serupa, termasuk saat kunjungannya ke GIIAS 2026.
"Dari komen-komen seperti itu saya merasa, wah video yang saya buat terinspirasi. Niatnya saya tidak ada niat negatif apapun, hanya untuk menginspirasi. Segala tuduhan yang timbul mungkin sudah di ranah personal, mungkin ada accusation yang muncul lagi-lagi saya minta maaf dan saya tidak membenarkan," kata dia.
"Ke depannya saya akan membenahi diri dan meluruskan semua yang terjadi. Terima kasih sebelumnya, saya Bryan dan saya minta maaf atas semua kesalahan dari lubuk hari saya. Terima kasih," Bryan menandaskan.




