HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (3/8/2026) dini hari. Tiga unit rumah dan satu bangunan indekos ludes dilalap si jago merah. Selain menghanguskan empat bangunan, kebakaran juga memusnahkan satu unit mobil dan dua sepeda motor.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mengerahkan 14 unit armada untuk mengendalikan kobaran api yang dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Komandan Regu (Danton) 6 Damkarmat Makassar, Jamaluddin Nur, mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu rumah di bagian belakang permukiman sebelum merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Awal mulanya itu yang rumah di belakang terbakar, kemudian menjalar ke rumah-rumah di sampingnya hingga total empat bangunan terbakar, salah satunya rumah kos,” ujar Jamaluddin.
Untuk mempercepat proses pemadaman, Damkarmat Makassar mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan dua unit kendaraan rescue dengan melibatkan 37 personel.
“Saya kerahkan armada 12 unit, rescue dua, jadi total 14 unit. Jumlah anggota 37 orang,” katanya.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan dan tidak lagi merambat ke bangunan lain.
Meski kerugian material cukup besar, Jamaluddin memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, tidak ada juga korban luka. Yang terbakar ada satu unit mobil dan dua unit motor,” ungkapnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, salah seorang pemilik rumah yang terdampak, Nathaniel (41), mengaku kobaran api muncul secara tiba-tiba dari rumah tetangganya. Kondisi api yang cepat membesar membuat penghuni rumah hanya sempat menyelamatkan diri.
“Tiba-tiba muncul api dari sebelah rumah tetangga. Kami enam orang di dalam rumah semua, hanya motor dan barang lain yang terbakar, tidak bisa diselamatkan,” tuturnya.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang berusaha membantu proses evakuasi sambil menyaksikan petugas berjibaku memadamkan api. Aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.





