Sumenep: Kapal Pertamina Patra Niaga MT Transko Arafura berhasil mengevakuasi 17 korban KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Laut Jawa. Para korban dievakuasi dalam kondisi selamat dan sehat.
“Keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama. Kami bersyukur kru MT Transko Arafura dapat turut membantu proses penyelamatan para korban,” ujar VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dilansir dari Antara, Senin, 3 Agustus 2026.
Operasi penyelamatan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan enam kapal dan satu kapal tugboat. Hingga saat ini, proses pencarian, evakuasi, dan pendataan korban masih terus dilakukan oleh otoritas yang berwenang.
Baca Juga :
“Keberanian, profesionalisme, dan koordinasi yang ditunjukkan oleh nahkoda beserta seluruh kru mencerminkan nilai kemanusiaan yang senantiasa menjadi bagian dari budaya kerja pekerja Pertamina dalam memberikan pertolongan di situasi darurat,” ujar Kitty.
Pertamina Patra Niaga turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut serta berharap seluruh korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan. Perusahaan juga mendoakan agar seluruh personel yang terlibat dalam operasi penyelamatan diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di Perairan Sumenep, Jawa Timur. (Metro TV/Khairul Anwar)
Kebakaran melanda Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya–Makassar sekitar pukul 06.00–07.00 WIB, Minggu, 2 Agustus 2026. Peristiwa tersebut terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Saat itu, komunikasi dengan nakhoda kapal terputus. KM Mutiara Santosa 2 melayani rute Surabaya-Makassar mengangkut sekitar 250 orang di atas kapal (person on board/POB).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan mengevaluasi operator KM Mutiara Sentosa 2 setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan investigasi kebakaran kapal di perairan utara Sumenep.




