Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Lantai licin masih menjadi salah satu ancaman tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Padahal, area rumah seperti kamar mandi, dapur, teras, hingga sekitar kolam renang menjadi lokasi dengan risiko terpeleset paling tinggi karena permukaannya mudah terkena air dan kehilangan daya cengkeram.

Risiko tersebut semakin besar bagi kelompok lanjut usia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa orang berusia di atas 60 tahun menjadi kelompok paling rentan mengalami cedera serius akibat jatuh, mulai dari patah tulang panggul, cedera kepala, hingga gangguan mobilitas yang dapat mengurangi kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Jatuh bukan sekadar kecelakaan ringan. Dalam banyak kasus, insiden tersebut dapat menyebabkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk keterbatasan bergerak, kebutuhan rehabilitasi dalam waktu lama, hingga meningkatnya risiko komplikasi medis. 

Karena itu, pencegahan faktor risiko di lingkungan rumah menjadi perhatian penting dalam menjaga keselamatan penghuni.

WHO Sebut Jatuh Jadi Penyebab Kematian Cedera Terbesar Kedua

Data WHO menunjukkan bahwa jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan global yang serius. Setiap tahun diperkirakan sekitar 684 ribu orang meninggal dunia akibat kejadian jatuh, sementara lebih dari 37 juta kasus lainnya membutuhkan penanganan medis.

Kelompok lansia menjadi pihak yang paling terdampak karena kemampuan fisik, keseimbangan tubuh, serta kepadatan tulang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

Sejumlah penelitian juga memperkuat temuan tersebut. Studi yang dipublikasikan melalui PubMed Central menyebutkan bahwa jatuh merupakan penyebab utama cedera pada kelompok usia 65 tahun ke atas dan menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

Cedera akibat jatuh pada lansia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis. 

Rasa takut kembali terjatuh dapat membuat sebagian lansia membatasi aktivitas, mengurangi interaksi sosial, dan kehilangan kepercayaan diri untuk bergerak secara mandiri.

Selain lansia, anak-anak dan orang dewasa juga memiliki risiko mengalami cedera akibat terpeleset. Benturan akibat jatuh dapat menyebabkan memar, keseleo, robekan ligamen, patah tulang, cedera kepala, hingga trauma pada tulang belakang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BPKH: Ekosistem Haji-Umrah Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Syariah Nasional
• 7 jam laludisway.id
thumb
Lakukan 6 Tips Perawatan Mesin Ini Kalau Mau Mobilmu Tetap Irit!
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Basarnas: KMP Mutiara Sentosa 2 Masih Mengapung, Asap Masih Membumbung
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
DVI: Lima korban meninggal KMP Mutiara Sentosa bukan akibat luka bakar
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Sulsel Deflasi 0,18 Persen Juli 2026, Dipicu Turunnya Harga Pangan
• 10 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.