Kedutaan Iran Respons soal Isu Punya Nuklir, Beri Pernyataan Ini

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Warga melintas di depan Kedubes Iran, Jakarta, Senin, (20/5/2024). Kedutaan besar, konsulat jenderal dan kantor perwakilan Iran di Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Iran melalui kedutaan resminya di Jakarta memberi respons soal kepemilikan nuklir negeri itu. Dalam unggahan di media sosial, Iran kembali menegaskan program nuklirnya hanya ditujukan untuk kepentingan damai dan dijalankan sesuai hukum internasional.

Penegasan tersebut juga disampaikan melalui infografis. "Iran tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak akan pernah melakukannya," tulisnya di akun Instagram @IraninIndonesia, dikutip Selasa (3/8/2026).


Baca: Inggris Terancam Masuk Jurang Resesi

Iran menyebut program nuklirnya berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Teheran juga menegaskan pemanfaatan energi nuklir dilakukan untuk tujuan damai sesuai hak yang diatur dalam hukum internasional.

Iran menyatakan seluruh aktivitas nuklirnya berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Pemerintah Iran juga mengklaim telah menerapkan salah satu rezim inspeksi nuklir paling ketat di dunia dan menegaskan program tersebut tidak ditujukan untuk pengembangan senjata nuklir.

Baca: Perang AS-Iran Makan Korban Baru: Vietnam

Selain itu, Iran menyebut fatwa Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran melarang kepemilikan senjata nuklir. Pemerintah juga menyatakan senjata pemusnah massal tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan negara tersebut.

Menurut Iran, teknologi nuklir dimanfaatkan untuk mendukung sektor energi, kesehatan, dan penelitian. Teheran menegaskan seluruh program nuklirnya dijalankan secara transparan, damai, dan tetap berada dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Meski demikian, klaim tersebut masih menjadi sorotan internasional. Program nuklir Iran terus dipantau Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di tengah kekhawatiran sejumlah negara Barat terkait tingkat pengayaan uranium dan kepatuhan Teheran terhadap komitmen nuklir internasional.

Baca: Siap-Siap Ada Negara Baru Dekat RI, Bakal Merdeka 2030


(tfa/sef)
Saksikan video di bawah ini:
Video: AS Teken Perjanjian Program Nuklir Sipil dengan Arab Saudi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Jadi Tersangka Korupsi, Tidak Ditahan karena Sakit
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Langsung dari Stadion Pakansari, Aparat Disiagakan Jelang Indonesia vs Vietnam | SAPA MALAM
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Temui Korban KMP Mutiara Sentosa II di Tanjung Perak, Khofifah Janji Biaya Pengobatan Ditanggung Penuh
• 12 jam laludisway.id
thumb
Pertahankan Kinerja Positif, Laba Bersih MNC Kapital (BCAP) Naik 32 Persen hingga Juni 2026
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
SCBD Bakal Disulap Jadi Ruang UMKM dan Ekonomi Kreatif Setiap Awal Bulan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.