JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan," ujar Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).
Bantuan meliputi paket sembako, alas tidur, selimut, hygiene kit, serta makanan siap saji. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.
Baca juga: Pascakebakaran, Warga Kasepuhan Adat Ciptamulya Sukabumi Akan Terima Bantuan hingga Rp 300 Juta
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan Baznas dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah.
"Baznas akan terus memperkuat respons kebencanaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar penanganan bencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," ucapnya.
Idy mengatakan, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana sebagai bentuk nyata kepedulian dan amanah dari para muzaki.
"Ini adalah wujud nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dapat menjadi sumber kekuatan untuk membantu di saat-saat yang paling dibutuhkan," tuturnya.
Baca juga: Khawatir Jadi Limbah, BPBD Sukabumi Stop Terima Bantuan Pakai Bekas untuk Korban Kebakaran di Ciptamulya
Idy berharap, bantuan yang telah disalurkan Baznas dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap para penyintas bencana di berbagai wilayah Indonesia," imbuhnya.
Kebakaran di Kasepuhan CiptamulyaKebakaran hebat melanda kawasan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi paa Sabtu (25/7/2026).
Sebanyak 70 Kepala Keluarga atau 420 Jiwa juga harus mengungsi atas insiden tersebut.
Camat Cisolok Okih Pazri mengungkap bahwa dalam peristiwa tersebut ada sekitar 70 rumah yang terdampak.
Pemda juga masih melakukan pendalaman untuk memvalidasi berapa rumah dan korban terdampak.
"Untuk data valid sedang dalam pendataan, (untuk sementara) 70 rumah terdampak, 70 kepala keluarga atau 420 jiwa," jelas Okih.
Akibat kejadian ini, para warga mengungsi ke tempat tetangga atau saudara yang tak jauh dari wilayah kasepuhan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




