Kemenko Pangan perkuat kerja sama kelautan dukung ketahanan pangan RI

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan memperkuat pengelolaan sumber daya maritim melalui penandatanganan lima dokumen kerja sama dengan mitra nasional dan internasional guna mendukung ketahanan pangan berbasis kelautan.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan Dandy Satria Iswara mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya maritim yang inovatif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kerja sama dengan berbagai mitra diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan,” kata Dandy dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa.

Lima dokumen yang ditandatangani pada Senin (3/8) tersebut terdiri atas dua surat pernyataan kehendak atau Letter of Intent (LoI) dan tiga perjanjian kerja sama. Penandatanganan melibatkan Stanford Center for Ocean Solutions, Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), dan CAiT Engineering Co Ltd.

LoI pertama mengatur kerja sama antara Kemenko Pangan dan Stanford Center for Ocean Solutions mengenai integrasi pangan akuatik atau blue foods ke dalam sistem pangan berkelanjutan.

Stanford Center for Ocean Solutions menyatakan mendukung pengembangan solusi berbasis sains dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan penguatan ketahanan pangan melalui integrasi pangan akuatik.

Selanjutnya, LoI kedua ditandatangani Kemenko Pangan bersama CAiT Engineering Co Ltd mengenai studi kelayakan awal kemitraan karbon biru pada ekosistem dataran pasang surut Indonesia-Korea.

Menurut Dandy, kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi biru dan pemanfaatan ekosistem pesisir secara berkelanjutan melalui inisiatif karbon biru.

Selain itu, Kemenko Pangan dan IOJI menandatangani tiga perjanjian kerja sama terkait pemantauan pelaksanaan Rencana Aksi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), pengembangan Profil Nelayan Nusantara dan Pilar Kesejahteraan Nelayan, serta optimalisasi distribusi bahan bakar minyak bersubsidi bagi nelayan.

“Ketiga kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan data, penguatan kebijakan, dan peningkatan efektivitas program pemerintah,” ujar Dandy.

Kegiatan penandatanganan turut dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Pusat Statistik (BPS), Stanford Center for Ocean Solutions, IOJI, Blue Arc Global, serta CAiT Engineering Co Ltd.

Melalui lima kerja sama itu, Kemenko Pangan menegaskan komitmen membangun pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan, mendukung ekonomi biru, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.



Baca juga: PLN-KKP jalin kerja sama perkuat ketahanan pangan dan energi

Baca juga: Menhub Dudy sebut Saudi jajaki investasi bidang transportasi kelautan

Baca juga: Mendikti dorong penguatan SDM jadikan Indonesia pusat maritim dunia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ANTAM Percepat Hilirisasi, Tiga Proyek Strategis Masuk Tahap Lanjutan
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bahlil Minta Golkar Benahi Hal Paling Mendasar
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo dan PM Thailand bertemu empat mata di Istana Merdeka
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Baru 6 Bulan, Program MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun APBN
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Berusaha Tingkatkan Kepatuhan Pembayaran PKB dan SWDKLLJ
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.