Kementan siapkan Juknis penyerapan telur bagi SPPG Rp26.500/kg

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan petunjuk teknis (Juknis) penyerapan telur oleh seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan harga Rp26.500 per kilogram (kg) guna memperkuat stabilisasi harga dan melindungi peternak rakyat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda mengatakan kebijakan itu disiapkan sebagaimana arahan langsung Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman demi stabilitas harga telur ayam di tingkat produsen.

"Intinya, SPPG wajib menyerap telur dari peternakan sekitarnya dengan harga sesuai HPP (harga pembelian pemerintah (HPP), yaitu Rp26.500 per kilogram," kata Agung dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Kementerian Pertanian mendorong seluruh SPPG menyerap telur peternak sesuai harga acuan Rp26.500 per kilogram guna menopang harga di tingkat peternak dan menjaga keberlanjutan usaha peternak rakyat.

Adapun Kementan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama koperasi peternak, industri pakan, Satgas Pangan Polri, BUMN, dan pelaku usaha untuk mencari solusi atas rendahnya harga telur di tingkat hulu.

Agung mengatakan harga telur saat ini masih berada di bawah harapan peternak sehingga membutuhkan langkah penanganan bersama.

Salah satu langkah utama yang disepakati ialah mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi menyerap telur peternak sesuai harga acuan pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram.

Agung menuturkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan bersurat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengenai petunjuk teknis pelaksanaan penyerapan telur oleh seluruh SPPG di Indonesia.

"Bapak Menteri Pertanian akan bersurat kepada Kepala Badan Gizi Nasional untuk segera menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) agar seluruh SPPG menyerap telur dengan harga acuan pemerintah, yaitu Rp26.500 per kilogram," bebernya.

Menurut Agung mengatakan peningkatan permintaan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan mampu mempercepat pemulihan harga telur sekaligus menjaga pendapatan peternak rakyat secara berkelanjutan.

"Kami diminta untuk segera menyiapkan konsep surat yang akan ditandatangani beliau kepada Kepala BGN. Karena Kepala BGN sangat memahami kondisi ini, beliau mantan Wakil Menteri Pertanian, saya yakin Juknis akan segera terbit," katanya.

Kementerian Pertanian optimistis penyerapan telur melalui SPPG dapat menjadi solusi sekaligus memperkuat stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Kementan usulkan telur masuk skema CPP demi lindungi peternak rakyat

Baca juga: Mentan Amran pastikan harga ayam dan telur di peternak mulai pulih


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KY Minta Maaf ke MA, Salah Rilis Data Pelanggaran KEPPH
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
ASN BPK Tersangka Kasus Suap Ajukan Praperadilan Lawan KPK
• 2 jam laludetik.com
thumb
BMKG Prediksi 92 Persen Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan Rendah pada Awal Agustus 2026
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kejagung Sebut Empat Perusahaan Don Ritto Jadi Tempat Cuci Uang di Kasus Febrie Adriansyah
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.