Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polsek Beji, Pria Pasuruan Tewas Usai Ditangkap

beritajatim.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pasuruan (beritajatim.com) – Nasib tragis menimpa Widi Nur Cahyono (43), seorang warga Desa Gununggansir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Pria tersebut meninggal dunia secara mengenaskan setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Polsek Beji pada Senin (3/8) sore.

Peristiwa nahas itu bermula saat satu unit mobil yang membawa sekitar lima anggota kepolisian mendadak mendatangi area tempat tinggal korban. Beberapa petugas tersebut langsung merangsek masuk serta mencari keberadaan korban yang saat itu sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Kemarin itu sekitar pukul 16:30 WIB tiba-tiba datang mobil berisi lima anggota polisi. Tiba-tiba masuk mencari kakak saya.Katanya kasus judol dan narkoba, namun itu semua tidak ada bukti dan tidak ada surat penangkapan resmi,” ujar adik korban, Lukman, saat ditemui di rumah duka pada Selasa (4/8/2026).

Sejumlah oknum polisi tersebut mendatangi korban yang kala itu sedang berada di tempat kerjanya pada sebuah loket pembayaran tak jauh dari rumah. Pihak keluarga tidak mengetahui pasti proses penyergapan yang terjadi di lokasi tempat kerja korban tersebut.

Meski tidak melihat langsung penangkapan tersebut, pihak keluarga sempat mendengar suara teriakan histeris dari arah tempat kerja korban. Suara jeritan “ampun pak” milik korban terdengar jelas sebelum akhirnya situasi kembali hening.

“Kami tidak tahu kakak saya diapain, kami hanya mendengar teriakan, kemudian dibawa ke Puskesmas dengan lebam dan benjol dibagian bawah telinga sisi kanan,” jelas Lukman. Keterangan dari adik korban tersebut mempertegas dugaan adanya tindakan kekerasan fisik berlebihan yang dialami oleh korban saat diamankan.

Usai kejadian, korban dilarikan ke Puskesmas Beji dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri serta mengalami luka lebam parah di wajah. Tim medis Puskesmas Beji kemudian menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia akibat kondisi kritis yang dialaminya.

Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut, jenazah Widi Nur Cahyono dipindahkan ke Rumah Sakit Pusdik Watukosek Porong untuk menjalani proses autopsi. Pihak keluarga kini menuntut keadilan serta penjelasan resmi atas tindakan penangkapan tanpa surat perintah yang berujung pada hilangnya nyawa korban. (ada/aje)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Makin Percaya Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, AFI Siap Bertemu FIFA
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Perusahaan Kanada Investasi Rp1,3 Triliun Bangun Pengelolaan Sampah di Gowa
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nadeo Argawinata Jadi Sorotan usai Timnas Indonesia Dilibas Vietnam, Pengamat: Jangan Hanya Salahkan Kiper
• 1 jam lalubola.com
thumb
Purbaya Pastikan Insentif Mobil dan Motor Listrik Segera Meluncur
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wanita di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Pistol Mantan Suami yang Polisi
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.