Program Taruna Bhakti Resmi Dimulai di Sekolah Rakyat Gunung Mas, Lima Taruna Akpol Beri Pendampingan

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Program Taruna Bhakti 2026 resmi dimulai di Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, dengan melibatkan lima Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) beserta dua perwira pendamping untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan edukatif dan humanis kepolisian kepada lingkungan pendidikan.

"Personel yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah tujuh orang, terdiri atas lima Taruna Akpol, satu Perwira Pendamping Akpol, serta satu Perwira Pendamping dari Polda Kalteng," ungkapnya.

Fokus Pembentukan Karakter Siswa

Program Taruna Bhakti merupakan inisiasi Kementerian Sosial yang melibatkan taruna dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian di setiap Sekolah Rakyat untuk memberikan pendampingan kepada para siswa.

Kegiatan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan materi yang disampaikan meliputi pembentukan karakter dan kepribadian siswa pada hari pertama.

Koordinator Taruna Bhakti tingkat Polres Gunung Mas, Ipda Sabar Hari S, juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah agar seluruh agenda dapat berjalan tertib sesuai rencana.

Melalui program tersebut, para Taruna Akpol diharapkan memperoleh pengalaman lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.

Berlangsung Bersamaan dengan MPLS

Pelaksanaan Taruna Bhakti berlangsung bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) saat siswa baru mulai beradaptasi dengan lingkungan asrama dan sekolah.

Program Sekolah Rakyat di Gunung Mas telah dimulai dalam bentuk rintisan pada 2025 dengan pembelajaran di Hotel Gunung Mas Kuala Kurun yang diikuti 100 siswa.

Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, dimulai pada 26 Januari 2026 meliputi gedung SD, SMP, SMA, asrama putra dan putri, serta fasilitas pendukung lainnya.

Sebagian bangunan permanen kini telah rampung dan dimanfaatkan untuk pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Kuasa Hukum Nadiem soal KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Karhutla Bromo Ancam Ekosistem dan Wisata, Pengusaha Jeep Soroti Pentingnya Pemulihan Kawasan
• 8 jam laluberitajatim.com
thumb
Tak Hanya Lansia, Usia Produktif Juga Perlu Waspada terhadap Diabetes
• 3 jam laluherstory.co.id
thumb
Rancangan KUA PPAS 2027 Disepakati, Bupati Tuban Proyeksikan Kenaikan PAD 4,38 Miliar
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
KY Minta Maaf ke MA, Salah Rilis Data Pelanggaran KEPPH
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.