JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak Nadiem Makarim menanggapi positif temuan Komisi Yudisial (KY) mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik hakim dalam penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek tersebut.
Pernyataan itu disampaikan kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (3/8/2026).
"Kami ingin menyampaikan tentang hasil KY, seperti sama-sama kita ketahui, minggu lalu Komisi Yudisial telah membuat konferensi pers yang menjelaskan bahwa ada indikasi, sudah ditemukan indikasi kuat adanya pelanggaran etik oleh majelis hakim yang memeriksa perkara Nadiem di tingkat pertama," ujarnya.
"Ini perlu kami tegaskan bahwa kami menanggapi positif terhadap temuan-temuan dari Komisi Yudisial tersebut," sambung Ari.
Baca Juga: KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim di Kasus Nadiem dan Andrie Yunus
Kata dia, tim kuasa hukum telah proaktif dengan melengkapi dan mengklarifikasi semua bukti yang diminta KY selama proses pemeriksaan.
"Selain itu yang paling penting adalah sudah ada indikasi kuat tentang tidak ditegakkannya sikap imparsial, sikap independen, netralitas oleh majelis hakim yang memeriksa perkara ini," tegasnya.
"Kita bisa lihat ya, sikap itu misalnya contoh, dia menunjukkan keberpihakannya sejak awal. Ada beberapa hakim yang menunjukkan keberpihakan sejak awal, yang tidak peduli terhadap saksi-saksi yang meringankan tetapi menggali sedemikian rupa terhadap saksi yang memberatkan. Ini melanggar prinsip imparsial," lanjut Ari.
Sebelumnya KY mengungkap adanya dugaan pelanggaran kode etik hakim dalam penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Hal itu disampaikan Anggota KY Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Abhan Misbah dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2026). Dia menyampaikan pihaknya aktif melakukan pemantauan terhadap penanganan dua perkara tersebut.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- nadiem makarim
- kasus nadiem makarim
- kuasa hukum nadiem
- ky
- dugaan pelanggaran etik hakim
- komisi yudisial





