Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Terbuka 3 Direksi Baru Kebun Binatang Surabaya

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar seleksi terbuka 3 direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Syamsul Hariadi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya menyebut, ada 3 posisi direksi yang dibuka proses penjaringan dan pendaftaran 13-31 Juli 2026 yaitu direktur utama, direktur operasional dan umum, serta direktur keuangan dan SDM.

Total ada 24 pelamar, dengan rincian delapan melamar posisi direktur utama, sebelas orang posisi direktur operasional dan umum, serta lima orang melamar posisi direktur keuangan dan SDM.

Selanjutnya, Panitia Seleksi (Pansel) melakukan seleksi administrasi untuk memastikan seluruh pelamar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.

“Pelamar yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos seleksi administrasi akan mengikuti psikotes yang diselenggarakan oleh lembaga psikologi,” ujarnya lewat keterangan pers, Selasa (4/8/2026).

Psikotes dilakukan untuk menilai aspek psikologis, karakter, kepemimpinan, serta kesesuaian kompetensi calon dengan tuntutan jabatan.

Tahapan ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan komprehensif, Pemkot Surabaya melibatkan sejumlah pihak dengan keahlian yang relevan sesuai kebutuhan pengelolaan KBS.

Di antaranya Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, akademisi, serta tenaga ahli dari bidang kedokteran hewan, lingkungan dan sumber daya alam, hukum, hingga ekonomi dan bisnis.

“Keterlibatan berbagai pihak dengan disiplin keilmuan yang berbeda ini penting untuk memberikan perspektif yang lebih menyeluruh dalam menilai kemampuan dan kesiapan para calon direksi,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Proses tersebut juga tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Harapannya, melalui proses seleksi yang komprehensif ini dapat terpilih direksi yang memiliki kompetensi, kepedulian terhadap konservasi, serta komitmen untuk mengembangkan KBS secara berkelanjutan,” paparnya.

Ia menerangkan, direksi yang terpilih harus mampu menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus menjalankan fungsi konservasi, edukasi, sosial, dan lingkungan.

“Pengelolaan KBS memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha pada umumnya. Karena itu, kami membutuhkan direksi yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap satwa liar serta memahami aspek konservasi,” tuturnya. (lta/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istri Damkar Tak Sadari Perubahan Sikap Suami Sebelum Meninggal Bertugas
• 16 jam laludisway.id
thumb
PII dan Kemendagri Ukur Indeks Keinsinyuran Daerah, Hasilnya Diumumkan 29 Agustus 2026
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Kopdes Merah Putih Diterpa Hoaks, Zulhas: ada yang Tak Senang Petani Ditolong
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Pemerintah Rapat Barisan Kembangkan Teknologi Logam Tanah Jarang
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Istri Kenang Andriyono, Petugas Damkar yang Meninggal saat Bertugas di Kramat Jati
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.