Touring Motor Bukan Lagi Soal Kecepatan

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Sukabumi, VIVA – Touring motor identik dengan perjalanan ratusan kilometer, menaklukkan tikungan, hingga mengejar destinasi tertentu. Namun belakangan, cara pandang para pengendara mulai berubah karena banyak komunitas kini lebih mengutamakan pengalaman selama perjalanan dibanding sekadar cepat sampai tujuan.

Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya kegiatan touring yang menggabungkan wisata alam, budaya, hingga momen kebersamaan antarpeserta. Perjalanan pun tidak lagi hanya menjadi ajang menguji ketahanan fisik maupun performa motor, tetapi juga kesempatan menikmati setiap cerita yang ditemui di sepanjang rute.

Baca Juga :
Penjualan Mobil Naik, Purbaya Pede Daya Beli Domestik Masih Terjaga
Sering Touring Pakai Google Maps? Peredam Getaran Bisa Selamatkan Kamera Smartphone

Perubahan tren ini juga didorong berkembangnya destinasi wisata yang ramah bagi pengendara roda dua. Jalur dengan panorama alam, kuliner lokal, hingga lokasi bersejarah kini menjadi alasan utama komunitas memilih rute touring dibanding sekadar mencari jalan yang menantang.

Salah satu kawasan yang cukup sering masuk daftar tujuan adalah Geopark Ciletuh di Sukabumi, Jawa Barat. Selain menawarkan bentang alam yang berbeda, kawasan tersebut memiliki karakter jalan yang membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan bersama komunitas.

Konsep seperti itu diangkat Repsol Lubricants Indonesia melalui program yang digelar bersama komunitas MAX ID Bogor Kota. Sekitar 40 pengendara melakukan perjalanan dari Bogor menuju Geopark Ciletuh dengan mengedepankan pengalaman selama perjalanan, bukan sekadar mencapai garis akhir.

Setibanya di lokasi, peserta tidak langsung mengakhiri touring. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai perjalanan yang telah dilalui, sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas dalam suasana santai.

Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia, Alejandro Werd Alonso, mengatakan setiap perjalanan sejatinya memiliki cerita yang berbeda. Karena itu, kegiatan touring seharusnya tidak hanya dipandang sebagai aktivitas berkendara, tetapi juga sarana membangun pengalaman dan kebersamaan.

"Melalui program ini, kami ingin mengajak para riders menikmati keindahan berbagai destinasi di Indonesia, memperkuat hubungan dengan komunitas, serta menciptakan pengalaman berkendara yang nyaman dan penuh makna," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Selasa 4 Agustus 2026.

Selain touring, peserta juga mengikuti sesi edukasi mengenai pentingnya perawatan motor agar tetap prima saat digunakan menempuh perjalanan jauh. Pembahasan mencakup pemilihan pelumas yang sesuai dengan karakter mesin hingga cara menjaga performa kendaraan ketika menghadapi berbagai kondisi jalan.

Baca Juga :
Motor TVS Ini Bukan Buat Narik Penumpang, Melainkan Angkut Sampah 840 Kg
Viral! Polisi Pakaikan Ember di Kepala Terduga Pelaku Curanmor agar Tak Kena Amuk Massa
Jangan Senang Dulu, Kendaraan Baru Belum Boleh Dipakai Kalau Belum Punya Dokumen Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasar Saham Syariah Tertekan, Reksadana dan Sukuk Naik
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OJK Mulai Matangkan Bursa Mineral & Komoditas, Bentuk Satgas Khusus BMKS
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Lantik 67 Pejabat Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Jaga Integritas dan Amanah
• 18 jam laludetik.com
thumb
Jaga Pasokan, Bos SIG Kebut Distribusi Semen di Aceh
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bantah Mengundurkan Diri
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.