Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok tengah menyelidiki temuan mayat diduga korban mutilasi tanpa kaki di Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok. Sebelumnya, warga tidak menduga tumpukan sampah tersebut merupakan kantong berisi jasad korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, penemuan mayat tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi penemuan jasad di wilayah Pancoran Mas.
Advertisement
"Informasi yang kami dapatkan sekitar pukul 16.00 WIB, setelah itu kami langsung mendatangi lokasi temuan," ujar Oka, Selasa (4/8/2026).
Oka menjelaskan, Polres Metro Depok langsung melakukan penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi penemuan mayat.
"Untuk korban telah kami evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan awal dan kami juga masih mendalami identitas korban," jelas Oka.
Saat melakukan pemeriksaan, Polres Metro Depok menemukan jasad korban terbungkus di dalam karung beras sehingga warga sekitar awalnya mengira benda tersebut merupakan tumpukan sampah. Hal itu membuat warga membakar karung tersebut sebelum mengetahui isinya merupakan jasad manusia.
"Pada saat proses pembakaran tersebut, melihat potongan tubuh dari korban tersebut," terang Oka.
Oka mengakui kondisi tubuh korban saat ditemukan tidak utuh. Polres Metro Depok masih melakukan penyelidikan terkait bagian tubuh korban yang tidak ditemukan di lokasi kejadian.
"Sebagian tubuh dari korban itu tidak ditemukan di TKP, namun kami masih melakukan penyelidikan," ucap Oka.
Polres Metro Depok masih menunggu hasil autopsi terhadap jasad yang ditemukan tersebut. Hasil pemeriksaan nantinya akan mengungkap kondisi korban, termasuk identitas serta dugaan tindak kekerasan yang dialami.
"Data identitas korban nanti kami akan sampaikan setelah kita mendapatkan kepastian (hasil autopsi)," kata Oka.




