IHSG Diramal Naik Lagi, Saham INCO, BRMS,hingga MEDC Dijagokan Analis

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan naik pada perdagangan Rabu (5/8). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpeluang naik menuju resistance berikutnya di level 6.392. Ini karena pada perdagangan sebelumnya, Selasa (4/8), IHSG naik dan ditutup di atas resistance Fibonacci 6.291 

Menurut Ivan, IHSG bahkan berpeluang naik ke level 6.545 jika penutupan hariannya berada di atas resisten tersebut. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” tulis Ivan dalam risetnya dikutip Rabu (5/8).

Adapun level support IHSG berada di level 6.255, 6.138 dan 6.020 sementara level resistance di level 6.392, 6.545 dan 6.700.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga ke Rp 5.675, PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP) dengan target harga Rp 9.050.  Lalu PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target harga Rp 2.360, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan target harga Rp 3.000 dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)  Rp 1.420.

Prediksi serupa diberikan tim riset BRI Danareksa. Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.270–6.200 dan resistance 6.400–6.420. 

Namun, BRI Danareksa menilai, potensi ambil untung (profit taking) jangka pendek tetap perlu diwaspadai meski tren bullish masih terjaga selama bertahan di atas area support. Hal ini karena indeks telah memasuki area supply 6.320–6.400, 

Menurut Danareksa. pasar akan mencermati rilis PDB Indonesia kuartal kedua 2026 yang diproyeksikan tumbuh 5,3% secara tahunan, serta kelanjutan earning season. 

Selain itu, perhatian investor tertuju pada rencana pemerintah menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan guna menjaga likuiditas dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, yang berpotensi menjadi katalis positif bagi sektor perbankan dan perekonomian domestik.

Tim riset BRI Danareksa merekomendasikan saham PT Timah Tbk (TINS) dengan target harga Rp 3.890-4.029, lalu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan target harga Rp 605-640, serta MEDC dengan target harga ke Rp 1.400-1.440.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isu Pergantian Kapolri Menguat, Kepala Bappisus: Semua Jabatan Pasti Berganti, Tunggu Keputusan Presiden
• 7 jam laludisway.id
thumb
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Pramono Siapkan RPTRA Borobudur Jadi Arena Liga Aspal di Menteng Jakpus
• 23 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Peringatkan Kepala Daerah Jatim Jaga Integritas Agar Tak Berakhir di OTT KPK
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Raisa Bawakan Lagu "Cahaya Hati" Perdana di Pagelaran Hikayat Srikandi Nusantara
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.