Ribuan Pelayat Turun ke Jalan Antar Legenda AC Milan Franco Baresi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ribuan orang memadati jalanan Kota Milan, Italia, pada Selasa (4/8) waktu setempat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada legenda AC Milan, Franco Baresi. Mantan bek sekaligus kapten Rossoneri itu meninggal dunia pekan lalu pada usia 66 tahun setelah sempat mengalami masalah kesehatan.

Prosesi pemakaman digelar di Basilika Sant'Ambrogio dan dihadiri ribuan pelayat yang memenuhi area sekitar gereja. Sejumlah tokoh besar sepak bola turut hadir untuk melepas kepergian salah satu bek terbaik sepanjang sejarah.

Di antara para pelayat tampak nama-nama besar seperti Paolo Maldini, Marco van Basten, Clarence Seedorf, Roberto Baggio, hingga Alessandro Costacurta.

Meski skuad utama AC Milan sedang menjalani tur pramusim di Australia, beberapa pemain yang tidak ikut dalam rombongan tetap hadir dalam upacara pemakaman. Salah satunya adalah penyerang Amerika Serikat, Christian Pulisic.

Ikon AC Milan Selama Dua Dekade

Franco Baresi dikenang sebagai salah satu bek tengah terbaik yang pernah menghiasi dunia sepak bola. Sepanjang kariernya bersama AC Milan, ia tampil dalam 719 pertandingan dan mencetak 33 gol, sekaligus mengenakan ban kapten selama 15 musim.

Selama membela Rossoneri, Baresi mempersembahkan total 18 trofi bergengsi, terdiri dari enam gelar Serie A, tiga Liga Champions, empat Piala Super Italia, tiga Piala Super UEFA, serta dua gelar Piala Dunia Antarklub.

Atas dedikasi dan jasanya, AC Milan memensiunkan nomor punggung 6 miliknya setelah ia mengakhiri karier sebagai pemain. Pada 2020, klub juga mengangkatnya sebagai presiden kehormatan.

Berjasa untuk Timnas Italia

Di level internasional, Baresi mencatatkan 81 penampilan bersama tim nasional Italia. Ia menjadi bagian dari skuad Gli Azzurri yang menjuarai Piala Dunia 1982, meski tidak tampil di turnamen tersebut karena masih berusia muda.

Puncak kiprahnya bersama timnas terjadi pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Sebagai kapten Italia, Baresi membawa negaranya melaju hingga final sebelum akhirnya kalah dari Brasil melalui adu penalti.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, AC Milan dijadwalkan mengenang jasa mantan kaptennya itu menjelang laga uji coba melawan rival sekota, Inter Milan, pada Rabu (5/8) waktu setempat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Kaki di Depok: Tangan Terikat, Tak Berbusana
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Rusia Luncurkan Rudal Balistik ke Jantung Ukraina, Begini Kondisinya
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Profil dan Biodata Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal dan Dihujat Dokter Gegara Ngeluh
• 3 jam laludisway.id
thumb
Polisi Panggil Produsen Vape Dipromosikan Bigmo, Usut Kontrak Kerja Sama
• 23 jam laludetik.com
thumb
Komisi II DPR Dorong APBN 2027 Beri Porsi Lebih Besar bagi Pemerintah Daerah
• 17 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.