Update BMKG: Ini Pemicu Gempa M6,5 Sulut, Dirasakan-Dinding Berbunyi

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Gempa bumi mengguncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara dengan kekuatan 6,4 Magnitudo. (Dok. BMKG)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi gempa yang baru saja mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam pemutakhiran terbaru, analisis BMKG dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan resmi, Rabu (5/8/2026).


"Gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,5 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,29° LU; 125,43° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 Km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tambah Wijayanto.

Dia menjelaskan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe; Miangas, Kepulauan Talaud; dan Kendahe, Kepulauan Sangihe.

Baca: Breaking! Gempa Besar Dangkal M6,4 Guncang Sulawesi Utara

Artinya, terang Wijayanto, gempa pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.

"Hingga pukul 11:40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M4,8," ujar Wijayanto.

"BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat," sambungnya.

Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Sebagai catatan, informasi gempa BMKG pada pengungkapan pertama biasanya memang mengutamakan kecepatan. Yang kemudian akan mengalami pemutakhiran pada pengungkapan informasi susulan berikutnya.

Baca: Gempa Besar Beruntun Hantam Venezuela-Sangihe, Ring of Fire Ngamuk?

Gempa bumi mengguncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara dengan kekuatan 6,4 Magnitudo. (Dok. BMKG) Foto: Gempa bumi mengguncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara dengan kekuatan 6,4 Magnitudo. (Dok. BMKG)


(dce/dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Gempa M7,7 Guncang Sangihe, BMKG Beri Peringatan Tsunami

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Data Manifest Penumpang Sinkron, Basarnas Tutup Operasi SAR KM Mutiara Sentosa II
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Sekolah Rakyat di Jateng tampung 2.692 siswa
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Achmad Fikri Akhiri Kepemimpinan TDA Kediri 2023-2026, Tinggalkan Program Unggulan TDA FUN
• 7 jam laluberitajatim.com
thumb
KPK Juga Geledah Kantor Imigrasi Jakpus Terkait Kasus Silmy Karim
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.