HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keputusan Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga meninggalkan Partai Nasdem dan bergabung dengan Partai Gerindra mulai memunculkan dinamika politik di Kabupaten Enrekang. Meski demikian, DPD Nasdem Enrekang memilih menghormati langkah politik yang diambil kepala daerah yang mereka usung pada Pilkada 2024 tersebut.
Ketua DPD Nasdem Enrekang, Asman, mengaku telah mengetahui rencana kepindahan Yusuf Ritangnga sejak lama. Karena itu, nama Yusuf Ritangnga tidak lagi dimasukkan dalam struktur kepengurusan Nasdem Enrekang.
“Makanya dalam struktur kemarin, saya tidak masukkan Pak Bupati dalam struktur Nasdem,” ujar Asman, Rabu (5/8/2026).
Asman menegaskan, secara pribadi maupun kelembagaan, Nasdem menghormati keputusan politik Yusuf Ritangnga. Menurutnya, setiap kader memiliki hak menentukan pilihan politiknya.
Meski demikian, ia berharap perpindahan partai tersebut tidak mengganggu komitmen Yusuf Ritangnga dalam menjalankan amanah sebagai Bupati Enrekang.
Menurut Asman, yang terpenting saat ini adalah realisasi visi dan misi pasangan Muhammad Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang La Tinro yang mulai memimpin Enrekang sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
“Kami hanya berharap Pak Bupati tetap semangat membangun Enrekang sesuai visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat,” katanya.
Terkait posisi politik Nasdem di pemerintahan pasca kepindahan Yusuf Ritangnga ke Gerindra, Asman menyebut semuanya bergantung pada sikap bupati.
“Persoalan bagaimana posisi Nasdem di pemerintahan, kita serahkan ke Pak Bupati. Intinya kalau posisi Nasdem, tergantung Pak Bupati,” tegas anggota DPRD Sulawesi Selatan tersebut.
Asman yang juga mantan Wakil Bupati Enrekang menjelaskan, secara politik Nasdem masih menjadi kekuatan terbesar di DPRD Enrekang. Partai besutan Surya Paloh itu menguasai sembilan kursi sekaligus menduduki kursi Ketua DPRD.
Sementara posisi wakil ketua DPRD masing-masing diisi kader PAN dan Golkar. Adapun Gerindra saat ini belum memiliki satu pun kursi di DPRD Enrekang.
Sebelumnya, Muhammad Yusuf Ritangnga diperkenalkan secara resmi sebagai kader Gerindra dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra. Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, bahkan memperkenalkan Yusuf Ritangnga bersama sejumlah kepala daerah lain yang bergabung ke partai tersebut.
Dalam kesempatan itu, Yusuf Ritangnga juga diplot memimpin DPC Gerindra Enrekang, menandai babak baru peta politik di Bumi Massenrempulu. Kepindahan tersebut sekaligus menjadi perhatian karena Yusuf Ritangnga sebelumnya merupakan kader Nasdem dan diusung penuh partai tersebut pada Pilkada Enrekang 2024.





