Neymar mengaku belum mengambil keputusan apakah dirinya akan langsung pensiun dari dunia sepak bola setelah kontraknya bersama klub masa kecilnya, Santos, resmi berakhir pada Desember mendatang. Pemain berusia 34 tahun tersebut, yang baru saja mengumumkan pensiun dari tugas internasional bersama timnas Brasil.
Kebimbangan Neymar Mengenai Gantung SepatuNeymar mengungkapkan kegundahannya mengenai masa depan karier profesionalnya dalam sebuah sesi wawancara di saluran YouTube pribadinya. Mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain ini menegaskan bahwa dirinya belum memikirkan secara matang apakah Desember nanti akan menjadi akhir dari perjalanan panjangnya di lapangan hijau.
“Saya tidak tahu seberapa lama lagi saya akan bermain, saya tidak berpikir untuk berhenti, saya juga tidak tahu seberapa lama lagi saya akan terus melanjutkannya,” ungkap Neymar saat menghadiri acara lelang yayasannya, Neymar Jr. Institute, di Sao Paulo.
Ia juga menambahkan bahwa komitmennya saat ini sepenuhnya milik klub masa kecilnya tersebut. “Saya memiliki kontrak dengan Santos hingga Desember. Saya berniat untuk menyelesaikannya, menghormati jersey Santos sebaik mungkin, dan kemudian saya baru akan memikirkannya ketika kontrak saya berakhir,” tambahnya.
Fokus pada Pemulihan Fisik dan Sisa KarierMeskipun terus dihantam isu pensiun dan rentetan cedera otot yang membatasi penampilannya di Piala Dunia lalu, Neymar menegaskan bahwa kondisi fisiknya saat ini terus membaik. Ia masih memiliki hasrat besar untuk memberikan performa terbaiknya di sisa kontrak bersama Santos.
“Secara fisik saya merasa baik, bahkan semakin membaik, saat berada di lapangan. Dan itulah yang terpenting,” jelas pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil dengan koleksi 80 gol tersebut.
Neymar mengawali karier profesionalnya bersama Santos pada 2009 dan berkembang menjadi salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki klub tersebut. Berdasarkan data resmi Santos FC, penyerang asal Brasil itu mencatatkan 230 penampilan dan mencetak 138 gol selama membela tim utama dalam periode 2009 hingga 2013.
Catatan tersebut menempatkannya di jajaran legenda klub, sekaligus menjadi fondasi yang mengantarkannya hijrah ke Eropa bersama Barcelona pada musim panas 2013.





