Cara Pijat Limfatik untuk Membantu Mengatasi Sumbatan ASI pada Ibu Menyusui

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Sumbatan ASI dapat membuat payudara terasa nyeri, bengkak, hingga mengganggu proses menyusui. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi sumbatan adalah pijat limfatik.

Bina Maternity Officer (BMO) dari RS Bina Medika, Bidan Linda Frihastuti, Amd.Keb, menjelaskan bahwa pijat limfatik dilakukan dengan mengarahkan cairan ke kelenjar limfatik sesuai lokasi sumbatan. Namun, tekniknya tidak boleh dilakukan sembarangan.

Kenali Area Kelenjar Limfatik

Linda menjelaskan, tubuh memiliki tiga area utama kelenjar limfatik yang menjadi tujuan aliran cairan saat melakukan pijat, yaitu:

-Area atas, di sekitar tulang belikat kanan dan kiri.

-Area tengah, yaitu ketiak.

-Area bawah, yaitu selangkangan.

"Pemijatan limfatik itu biasanya sumbatan itu ada di area atas, kanan, kiri, dan bawah,” jelasnya kepada kumparanMOM, Selasa (4/8).

Cara Melakukan Pijat Limfatik

Jika sumbatan mengarah ke area ketiak, pijatan dimulai dari bagian tersebut. Linda menyarankan untuk meletakkan siku pada posisi yang nyaman, kemudian memijat area ketiak yang paling dekat dengan payudara sebanyak 10 hingga 15 kali sesuai kenyamanan.

Setelah itu, pegang payudara dan arahkan pijatan ke samping menuju area ketiak agar aliran cairan bergerak ke kelenjar limfatik.

"Boleh pegang tangan kita seperti ini, arahkan area payudara kita ke bagian samping atau buang aliran sumbatannya ke bagian ketiak ," ujarnya.

Apabila sumbatan berada di bagian atas payudara, pijatan diarahkan ke area tulang belikat kanan atau kiri. Caranya dengan memompa payudara dari bawah ke atas agar aliran cairan menuju kelenjar limfatik di bagian atas.

Sementara itu, jika sumbatan berada di bagian bawah payudara, pijatan diarahkan menuju area selangkangan sebagai lokasi kelenjar limfatik bagian bawah.

Perhatikan Hal Ini Setelah Pijat Limfatik

Perlu diingat, Linda pun mengingatkan agar pijat limfatik sebaiknya dilakukan secara skin to skin, sehingga pakaian perlu dilepas agar pijatan lebih optimal. Setelah selesai melakukan pijat, ibu menyusui juga dapat mengompres payudara menggunakan air dingin untuk membantu memberikan rasa nyaman.

Pijat limfatik dapat dilakukan sesering mungkin, sekitar tiga hingga empat kali sehari, namun hanya saat terdapat sumbatan pada payudara.

"Pijat limfatik hanya dilakukan ketika kalian ada sumbatan payudara,” tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program Sekolah Rakyat di Jawa Tengah Menampung 2.692 Siswa untuk Memutus Rantai Kemiskinan dan Menekan Putus Sekolah
• 43 menit lalupantau.com
thumb
DPR Akan Kuliti Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
5 Lokasi Layanan Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta 5 Agustus 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ada Warga Terpeleset, Pemkot Surabaya Sanksi Kontraktor Proyek Drainase Ngemplak
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sidang Banding Nadiem, Hakim Setujui Pemeriksaan Kembali Lima Saksi
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.