Keluarga Ungkap Balita yang Ditabrak di Bone, Masih Sempat Meminta Air Sebelum Meninggal

harianfajar
13 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE, — GSY, balita berusia empat tahun, masih sempat berbicara dan meminta air minum setelah menjadi korban tabrakan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank Sulselbar, Kabupaten Bone, Rabu, 5 Agustus 2026.

Namun, kondisi bocah tersebut kemudian memburuk hingga akhirnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan sekitar satu jam di unit gawat darurat (UGD).

Keluarga GSY mengungkap, korban masih dalam kondisi sadar setelah motor yang ditumpanginya bersama ibu dan kakaknya ditabrak mobil dari belakang.

Kakak korban, Muh Syakur, mengatakan saat kejadian dirinya sedang mengendarai motor dan membonceng GSY bersama ibunya, Herniati.

Mereka dalam perjalanan untuk menyaksikan kegiatan gerak jalan dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Saat tiba di Jalan Ahmad Yani, motor yang dikendarai Syakur berhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah.

Tak lama berselang, sebuah mobil dari arah belakang disebut melaju kencang dan menghantam motor mereka.

“Kan lampu merah. Saya singgah mi. Pasnya lampu merah. Masih lampu merah i. Terus ada mobil dari belakang, kencang sekali,” kata Syakur.

Benturan tersebut membuat ketiganya terpental. Herniati terlempar ke sisi kiri, GSY ke sisi kanan, sedangkan Syakur terdorong ke depan bersama sepeda motornya.

Meski mengalami benturan keras, GSY masih dalam kondisi sadar. Keluarga bahkan masih sempat berkomunikasi dengan bocah tersebut.

“Masih bicara,” kata Syakur.

Keluarga kemudian mendampingi GSY hingga dibawa ke rumah sakit. Dalam kondisi tersebut, GSY masih sempat meminta air minum.

“Dia juga minta air minum,” ujar keluarga.

Namun, kondisi GSY kemudian berubah. Keluarga melihat darah mulai keluar dari mulut dan hidung korban. Setelah itu, GSY tidak lagi berbicara.

“Keluar mi darah dari mulutnya sama hidungnya baru berhenti bicara,” kata keluarga.

GSY kemudian mendapat penanganan medis di UGD. Keluarga menyebut korban sempat ditangani sekitar satu jam.

Namun, nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.

GSY meninggal dunia setelah sempat sadar, berbicara, dan meminta air minum kepada keluarganya pascakecelakaan.

Kepergian GSY menjadi duka mendalam bagi keluarga.

Terlebih, korban baru saja merayakan ulang tahun keempatnya. Usianya bahkan belum genap satu bulan setelah ulang tahunnya. (an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Akan Naikkan Obligasi Jakarta Jadi Rp 5,2 Triliun, Danai LRT dan RS
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Elektabilitas PSI 4,1 Persen, Ahmad Ali: Terlalu Kecil, Target Kami Menang Besar
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Miangas, Salurkan Laptop-Starlink
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Audiensi dengan DPR, Bahas Putusan MK soal Anggaran MBG
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Pramono Minta Guru PAUD Ajarkan Pilah Sampah, Harap Anak Jadi Pengingat bagi Orangtua
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.