jpnn.com, SLEMAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34, Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) melaksanakan program CSR bertajuk "Sinergi Rantai Pasok Pangan Cerdas & Berkelanjutan" di Kelurahan Selomartani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini merupakan wujud komitmen AAMAI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan inovasi dan teknologi di sektor pertanian.
BACA JUGA: Perkuat Ketahanan Energi, Brantas Abipraya Bangun Pipa Gas Dusem
Mengusung semangat kolaborasi dan keberlanjutan, program CSR AAMAI dirancang untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih produktif, efisien, dan bernilai tambah.
Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai pemangku kepentingan, AAMAI berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
BACA JUGA: Dukung Ketahanan Energi, Pertamina Perkuat Budaya Keselamatan & Peduli Lingkungan
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, AAMAI menetapkan Gapoktan Selomakmur di Kelurahan Selomartani sebagai mitra utama.
Pemilihan tersebut dilakukan berdasarkan proses identifikasi terhadap sejumlah kelompok tani di Kabupaten Sleman dengan mempertimbangkan aspek kelembagaan, kesiapan sumber daya manusia, potensi pengembangan komoditas pangan, kesiapan infrastruktur, serta peluang pengembangan hilirisasi dan digitalisasi pertanian.
BACA JUGA: REIâs Key Client Network 2026 Ajang Sinergikan Regulasi, Sertifikasi, & Industri Pangan Nasional
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Gapoktan Selomakmur dinilai memiliki kesiapan terbaik untuk mendukung implementasi program secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sleman Harda Kiswaya, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Camat Kalasan, Dandim Kalasan, Polsek Kalasan dan tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat Desa Selomartani.
Ketua Pelaksana CSR AAMAI 2026 Suhardiman menjelaskan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penguatan akses pasar bagi petani.
"Kehadiran kami di Desa Selomartani hari ini bukan sekadar perayaan, melainkan bukti nyata komitmen AAMAI dan para sponsor dalam membangun ketahanan pangan warga secara mandiri,” kata dia.
Dalam implementasinya, program CSR AAMAI menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya pembangunan Lumbung Pangan Cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi sensor suhu dan kelembapan serta sistem Programmable Logic Controller (PLC) untuk membantu mengurangi kehilangan hasil pascapanen.
Program ini juga mencakup pembangunan greenhouse bambu dengan sistem irigasi tetes (drip irrigation) untuk mendukung budi daya komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang mudah diterapkan oleh petani
lokal.
Selain mendukung peningkatan produktivitas, AAMAI juga mendorong penguatan hilirisasi melalui pengembangan identitas merek produk pertanian, digitalisasi pemasaran berbasis website, serta penyediaan Rice Milling Unit (RMU) guna meningkatkan nilai tambah gabah lokal menjadi beras premium bermerek "Selo Makmur".
Seluruh inisiatif tersebut didukung dengan kegiatan edukasi dan pendampingan bagi petani agar mampu mengoperasikan teknologi serta mengelola sistem pemasaran digital secara mandiri.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada AAMAI dan seluruh sponsor yang telah memilih Desa Selomartani sebagai pusat gerakan ini,” ujar Bupati Sleman H. Harda Kiswaya.
Ke depan, AAMAI berharap program "Sinergi Rantai Pasok Pangan Cerdas & Berkelanjutan" dapat menjadi model kolaborasi yang mampu mendorong transformasi sektor pertanian berbasis teknologi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sejalan dengan komitmennya sebagai organisasi profesi, AAMAI akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PIK2 Gelar Pelatihan Masak Mi Ayam lewat CSR, 8 Warga Kronjo Langsung Punya Gerobak Kuliner
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




