Presiden Iran Akui Sulit Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei sangat sulit saat ini, Rabu (5/8).

Mojtaba diketahui terluka saat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu menewaskan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei.

Hingga kini, Mojtaba belum pernah muncul di publik setelah ditunjuk sebagai pengganti Ali Khamenei pada awal Maret 2026.

"Sangat sulit untuk berkomunikasi dengan beliau saat ini, namun bagaimanapun juga, kehadirannya merupakan sumber kekuatan yang sangat besar bagi kami agar kami dapat terus melangkah," kata Pezeshkian seperti dikutip dari AFP.

Saat ini, Mojtaba hanya berkomunikasi melalui surat. Hal itu memicu spekulasi mengenai hubungannya dengan sejumlah pejabat tinggi di Iran.

Namun, Pezeshkian membela pemimpinnya. Ia menegaskan dirinya mampu mengadakan pertemuan yang produktif dengan Mojtaba dan disambut dengan apa yang ia sebut sebagai kebaikan serta logika yang sangat masuk akal.

"Sayangnya, situasi saat ini memungkinkan beberapa orang jahat untuk menggambarkannya secara berbeda dan menampilkan citra yang berbeda tentang dirinya," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Mutilasi di Depok: Polisi Bawa Terduga Pelaku ke TKP Pembuangan Jasad Korban, Cari Bagian Kaki
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kalla Institute Dorong Transformasi Digital Industri Rumah Tangga Sambusa Pangkep
• 22 jam laluterkini.id
thumb
Bernardo Tavares Siapkan Senjata Rahasia di Final Piala Presiden, Persebaya All In Lawan Persib 
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Siap Ajukan Banding Atas Vonis 2 Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid
• 19 jam lalunarasi.tv
thumb
Prabowo Cek Pesawat Tanpa Awak-Teknologi Giant Sea Wall Karya BRIN
• 42 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.