Buron Kasus Pembunuhan Sekdin PRKP Bangkalan Diduga Gondol Emas 1 Kg

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Buronan kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan Ruly Yunis Setiawati, Erlan, diduga turut membawa kabur perhiasan emas milik korban. Diperkirakan emas tersebut seberat sekitar 1 kilogram.

Dugaan tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya. Risang menyebut, hilangnya emas ini berdasarkan selisih jumlah perhiasan yang masih tersisa di rumah korban setelah kejadian. Total kerugian yang diperkirakan dialami korban disebut mencapai ratusan juta rupiah hingga mendekati Rp 1 miliar.

Baca juga: ASN Tewas dalam Mobil di Juanda Dibunuh, Pelaku Diduga Sindikat Penipuan

Risang menduga, Erlan tidak hanya terlibat dalam kasus yang menyebabkan meninggalnya korban, tetapi juga melakukan pencurian terhadap sejumlah barang berharga milik korban.

Menurut Risang, keluarga korban menemukan adanya kehilangan perhiasan emas dengan jumlah yang diperkirakan mencapai sekitar satu kilogram. Perhitungan tersebut didasarkan pada selisih jumlah perhiasan yang tersisa di rumah korban setelah kejadian.

"Kalau dihitung dari barang yang masih tersisa, ada dugaan perhiasan emas yang hilang jumlahnya cukup besar, kurang lebih sekitar satu kilogram," kata Risang, dilansir detikJatim, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: Terekam CCTV, Ada Pria Keluar Usai Parkirkan Mobil Berisi Mayat ASN di Juanda

Selain itu, Risang mengungkapkan adanya dugaan hilangnya uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan tersebut mengacu pada keterangan keluarga yang menyebut korban tengah menyiapkan dana untuk pembangunan rumah.

Seperti diberitakan, seorang wanita ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Informasi yang dihimpun, ditemukan darah mengalir di sekitar mobil tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut diketahui telah masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu (20/6/2026). Dari data parkir, kendaraan itu belum pernah keluar hingga akhirnya ditemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalamnya.

Simak selengkapnya di sini.




(yld/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi Brigjen Hengki Haryadi di Pulau Terluar, Nelayan dan Warga Rasakan Manfaat
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
MPR Sebut PPHN Tak Akan Detail Atur Pemilu-Pilkada: Hanya Beri Pedoman
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Semen Kujang Hadir Dengan Kualitas Baru, Kolaborasi Bersama Persib Bandung | SAPA PAGI
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berpotensi Meningkatkan Kesehatan Jantung pada Orang Dewasa dengan Obesitas
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Alasan Judi Haram dalam Islam, Nafkah Tak Berkah, hingga Taubat Dibahas Tuntas
• 16 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.