Polres Bone Luruskan Kecelakaan Maut Bukan Terobos Lampu Merah, tapi Rem Blong

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Polres Bone meluruskan informasi terkait kecelakaan maut yang menewaskan balita empat tahun di perempatan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Bone. Polisi menegaskan kecelakaan yang melibatkan anggota Polres Bone, Ipda MA (49), bukan terjadi karena pengemudi menerobos lampu merah, melainkan diduga akibat gangguan pada sistem pengereman mobil.

Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo melalui Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan, kecelakaan terjadi ketika Ipda MA mengemudikan mobil Daihatsu Xenia pribadi dan hendak berhenti di perempatan lampu merah.

“Kecelakaan lalu lintas tersebut bukan karena oknum perwira tersebut menerobos lampu merah, namun saat itu di perempatan lampu merah, kendaraan mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA yang ingin berhenti mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong, sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ujar Riyanda.

Kecelakaan terjadi pada Rabu (5/8/2026). Saat kejadian, sepeda motor korban berada di depan Xenia yang dikemudikan Ipda MA.

Polisi menyebut Ipda MA langsung melaporkan kecelakaan tersebut melalui sambungan telepon setelah kejadian. Kunci mobil juga diserahkan kepada personel Satlantas yang sedang bertugas mengamankan kegiatan gerak jalan di sekitar lokasi.

Ipda MA kemudian mendatangi Polres Bone untuk menjalani proses penanganan sesuai prosedur.

Sementara korban langsung dievakuasi ke RSUD Tenriawaru menggunakan ambulans yang disebut telah berada di lokasi sebelum kecelakaan terjadi.

Kecelakaan tersebut menewaskan GSY, balita berusia empat tahun yang saat kejadian berada di atas sepeda motor bersama kakak dan ibunya.

Polres Bone menyebut pihak keluarga korban juga telah mendatangi Mapolres Bone untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prosedur.

Atas permintaan keluarga, kepolisian kemudian memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dengan anggota yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Polres Bone memastikan proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh tahapan penyelidikan terus berjalan,” tegas Riyanda.

Polres Bone mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi meminta masyarakat menunggu hasil resmi penyelidikan yang masih berlangsung.

Penyidik masih mendalami rangkaian kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pasti insiden berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. (an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Link Live Streaming Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persija Vs Arema FC
• 23 jam lalubola.com
thumb
Konflik Ijazah Semakin Panas, Guru Besar UGM ke Jokowi: Bapak Bisa Lakukan...
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sulteng!
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, 2 Tersangka Ditahan
• 13 jam laludetik.com
thumb
Keluarga Ragukan Dugaan Bunuh Diri Winda Gowasa, Soroti Luka Lebam di Tubuh Korban
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.